Sepakbola

Insiden Liga Champions: Prestianni Didesak Bicara Terbuka Soal Dugaan Ejekan Rasial ke Vinicius Junior

Advertisement

Insiden kontroversial mewarnai laga Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid di Estádio da Luz, Lisbon, Portugal, tengah pekan ini. Pemain muda Benfica, Gianluca Prestianni, menjadi sorotan akibat dugaan aksi rasial terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior. Setelah mencetak gol kemenangan bagi timnya, Vinicius melakukan selebrasi di sudut lapangan. Momen tersebut berlanjut dengan friksi antara Vinicius dan Prestianni saat kembali ke tengah lapangan. Prestianni terlihat menutup mulutnya dengan jersey sambil mengucapkan sesuatu, yang kemudian dilaporkan Vinicius kepada wasit sebagai ejekan rasial bernada “monyet”.

Desakan untuk Keterbukaan

Menanggapi insiden tersebut, mantan pemain Real Madrid, Jese, memberikan pandangannya. Ia menekankan pentingnya komunikasi langsung antar pemain dalam menyelesaikan perselisihan. Jese menyarankan agar Prestianni, jika memang memiliki keluhan, menyampaikannya secara terbuka kepada Vinicius, bukan dengan cara bersembunyi.

“Ada banyak perdebatan. Bersembunyi di balik kostummu dan mengatakan sesuatu kepada seorang pemain… jika ada yang ingin Anda katakan, katakan saja secara langsung. Pernah terjadi pada saya, ketika saya merasa kesal, saya akan mengatakannya secara terang-terangan,” ujar Jese seperti dilansir oleh As.

Advertisement

Jese juga menambahkan bahwa ia percaya pada integritas Vinicius dalam melaporkan insiden tersebut. “Saya rasa Vinicius tidak akan membuat keributan hanya karena dia sedang ingin melakukannya. Jika dia mengatakannya, itu karena hal tersebut memang benar terjadi,” tegasnya.

Pertandingan yang berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Real Madrid ini menyisakan catatan kelam terkait dugaan tindakan rasialisme di lapangan hijau.

Advertisement