Memasuki awal tahun 2026, sektor kuliner kembali menawarkan peluang bisnis yang menjanjikan, terutama bagi para perintis usaha rumahan atau pelaku UMKM yang ingin menambah pundi-pundi rupiah. Salah satu ide bisnis yang dinilai tahan tren dan berpotensi mendatangkan keuntungan besar adalah usaha berbahan dasar mi. Kepraktisan dalam pengolahan, pasar yang luas, serta fleksibilitas dalam variasi olahan menjadikan bisnis mi sebagai pilihan yang sangat menarik.
Mengapa Bisnis Mi Menjanjikan?
Chef Aria Ilham, seorang pakar kuliner, mengungkapkan bahwa bisnis makanan, khususnya kuliner mi, terus menjadi favorit banyak orang. Ia menyoroti beberapa faktor kunci yang membuat bisnis mi sangat prospektif.
- Kepraktisan dalam penyajian.
- Rasa gurih yang familiar di lidah masyarakat.
- Harga yang relatif terjangkau.
- Fleksibilitas dalam penambahan topping yang beragam.
- Dapat dinikmati kapan saja dan di mana saja.
“Mi telah menjadi bagian dari budaya kuliner yang diterima secara luas, yang fleksibel di masyarakat kita, dan disajikan kapan saja di segala suasana,” ujar Chef Aria dalam keterangannya, Selasa (3/2/2026).
Popularitas mi tidak hanya terbatas pada generasi tertentu. Menurut Chef Aria, kuliner ini digemari lintas generasi, mulai dari Generasi X hingga Gen Z, menjadikannya pasar yang sangat besar dan stabil.
Strategi Sukses Bisnis Mi
Chef Aria menekankan bahwa kesuksesan dalam bisnis mi tidak hanya bergantung pada produk itu sendiri, tetapi juga pada pemahaman mendalam mengenai target pasar. Penting untuk mengidentifikasi siapa konsumen utama, apakah itu pelajar, pekerja kantoran, atau keluarga, agar strategi pemasaran dan produk dapat disesuaikan.
Selain itu, analisa pasar yang cermat terkait harga dan lokasi menjadi krusial sebelum menentukan model bisnis. Pilihan model usaha pun beragam, mulai dari gerobak keliling yang praktis, warung sederhana, hingga restoran yang lebih representatif.
“Banyak jenis usaha mi, seperti warung atau gerobak mi ayam sampai resto, yang bisa dimulai dengan modal minim, namun potensi keuntungan besar, karena terus berinovasi, dengan resep dan topping kekinian agar pelanggan tidak bosan,” saran Chef Aria untuk para pemula yang mulai merintis usaha.
Dukungan Bahan Baku dari Mi Burung Dara
Bagi para pelaku usaha mi, kekhawatiran mengenai ketersediaan bahan baku dapat diatasi dengan kehadiran PT Suprama, produsen Mi Burung Dara. Perusahaan ini menyediakan berbagai varian mi yang siap mendukung kebutuhan UMKM hingga segmen Horeka (Hotel, Restoran, Katering).
Pilihan produk yang ditawarkan meliputi mi kering pipih, keriting, urai, hingga mi instan, memastikan ketersediaan bahan baku berkualitas untuk berbagai kreasi kuliner mi.
Dengan pasar yang luas, modal yang relatif terjangkau, serta dukungan bahan baku yang lengkap, bisnis kuliner mi menjadi peluang realistis yang dapat segera diwujudkan pada tahun 2026. Langkah awal yang strategis dapat membuka jalan menuju keuntungan yang signifikan.






