Kawasan Kota Tua, Jakarta, menjadi saksi kemeriahan malam pergantian tahun yang berlangsung meriah meskipun diguyur hujan. Ribuan pengunjung memadati area bersejarah ini sejak siang hari, memecah keraguan akibat cuaca.
Semarak Perayaan di Tengah Hujan
Sejak pukul 14.00 WIB, suasana di Kota Tua sudah dipenuhi antusiasme masyarakat. Hingga menjelang tengah malam, tepatnya pukul 23.40 WIB, keramaian justru semakin terasa. Pengunjung terus berdatangan bersama keluarga dan teman untuk menikmati penampilan sejumlah artis dan band ibu kota yang memeriahkan acara.
Salah satu pengunjung, Deli Sartika, yang datang dari Tembilahan, Riau, mengaku sengaja memilih Kota Tua sebagai lokasi perayaan malam tahun baru di Jakarta. “Ya, saya sedang liburan di Jakarta dari kemarin 25, dan saya juga memang mau tahun baruan di Jakarta,” ujarnya kepada detikcom, Rabu (31/12/2025).
Perjalanan Deli menuju lokasi perayaan tak luput dari tantangan. Hujan yang sempat mengguyur ibu kota sempat membuatnya ragu untuk hadir. “Tadi sebenarnya sudah tidak mau datang karena hujan ya, cuma akhirnya saya paksakan hujan-hujanan naik KRL dari Stasiun Senen karena ini momen sekali seumur hidup dan tidak sia-sia datang ke sini,” tuturnya.
Doa Bersama dan Aksi Amal Lintas Agama
Lebih dari sekadar ajang hiburan, perayaan malam tahun baru di Kota Tua juga diwarnai aksi amal dan doa bersama lintas agama. Tokoh-tokoh dari enam agama turut hadir, antara lain Dr. KH. Nurhadi, M. Ag. (Islam), Simon Bambang Winarso (Katolik), Pdt Samuel Rosa (Kristen), JM Gede Wiyadnya (Hindu), Jerry Darmawan (Buddha), dan Dq Min Khiong (Konghucu).
Doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap para korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga pukul 23.40 WIB, kawasan Kota Tua tetap ramai oleh pengunjung yang menikmati kemeriahan menyambut tahun 2026.
Pejabat Turut Hadir
Acara ini juga dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Barat, Lon Mutmainnah, beserta jajaran Pemerintah Kota Jakarta Barat. Turut hadir pula Kepala Museum Sejarah Jakarta, Esti Utami, dan Kepala Museum Seni Rupa dan Keramik, Sri Kusumawati. Perayaan malam tahun baru di Kota Tua membuktikan diri sebagai salah satu titik favorit warga dan wisatawan untuk menyambut tahun baru dengan penuh suka cita.






