Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melontarkan kelakar mengenai hubungannya dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ia bercanda bahwa dirinya dan Khofifah memiliki nasib yang sama, yaitu sama-sama menjabat sebagai Menteri Sosial setelah pernah kalah dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur.
Peresmian Sekolah Rakyat di Banjarmasin
Kelakar tersebut disampaikan Gus Ipul saat menghadiri peresmian 166 sekolah rakyat di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1/2026). Dalam sambutannya, Gus Ipul menyampaikan terima kasih kepada para gubernur dan lembaga yang telah berkontribusi dalam pengembangan sekolah rakyat di bawah naungan Kementerian Sosial (Kemensos).
“Gubernur, banyak sekali ini Pak Presiden, Gubernur yang hadir di sini ada beberapa yang datang. Gubernur Maluku Utara, luar biasa, saya lihat catatannya panjang banget ini, salah satunya ada Gubernur Jawa Timur Bu Khofifah, terima kasih,” ujar Gus Ipul.
Gus Ipul mengakui peran besar Khofifah dalam membantu pembangunan sekolah rakyat. Ia kemudian melanjutkan kelakarnya mengenai pertemuan yang kerap terjadi antara dirinya dan Khofifah.
Kompak Kalah Pilgub, Kompak Jadi Mensos
“Terima kasih Bu Khoffiah, nasib kita memang harus sering ketemu. Kalau Bapak Presiden empat kali ikut Pilpres, kami ikut tiga kali Pilgub dan pesaingnya sama, tetap Bu Khofifah, sudah tiga kali ikut Pilgub tiga kali kompetitornya Bu Khofifah tapi kami tetap baik dan tampaknya tidak boleh pisah,” ucap Gus Ipul.
Riwayat politik Gus Ipul dan Khofifah memang menunjukkan persaingan yang cukup panjang. Gus Ipul pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur selama dua periode (2009-2014 dan 2014-2019) mendampingi Gubernur Soekarwo. Dalam dua periode tersebut, pasangan Soekarwo-Gus Ipul memenangkan Pilkada Jatim pada 2009 dan 2013, dengan Khofifah sebagai pesaingnya.
Setelah kalah pada Pilgub Jatim 2013, Khofifah Indar Parawansa kemudian ditunjuk oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, untuk menjabat sebagai Menteri Sosial. Takdir kembali mempertemukan Gus Ipul dan Khofifah dalam Pilgub Jatim 2018, yang kali ini dimenangkan oleh Khofifah.
Tak lama setelah itu, Gus Ipul dipercaya menjabat sebagai Menteri Sosial pada September 2024, di masa akhir pemerintahan Presiden Jokowi. Jabatan Mensos ini kemudian berlanjut di era Presiden Prabowo Subianto.
Menggambarkan kesamaan nasib tersebut, Gus Ipul kembali berkelakar, “Ketika kami menang Bu Khofifah kalah, Bu Khofifah jadi Mensos, ketika saya kalah sekarang saya yang jadi Mensos, izin Pak Presiden,” katanya yang disambut gelak tawa hadirin.






