Lumajang, Jawa Timur – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan mengalami erupsi sebanyak tiga kali pada Selasa (10/2/2026) pagi. Peristiwa ini terjadi dalam rentang waktu dua jam, tepatnya antara pukul 06.30 hingga 08.30 WIB.
Aktivitas Erupsi dan Kolom Abu
Berdasarkan pantauan dari Pos Pengamatan Gunung Semeru, erupsi yang terjadi pagi ini menghasilkan kolom abu dengan ketinggian mencapai 1.000 meter. Kolom abu tersebut teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang. Arah angin saat erupsi terpantau mengarah ke utara.
Hingga laporan ini disusun, aktivitas erupsi Gunung Semeru dilaporkan masih terus berlangsung. Status aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa ini masih berada pada Level III atau Siaga.
Imbauan dan Potensi Bahaya Lanjutan
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, mengonfirmasi kejadian ini. “Gunung Semeru mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati setinggi 1.000 meter. Status Gunung Semeru masih siaga,” ujar Liswanto, Selasa (10/2/2026).
Menyikapi kondisi tersebut, petugas mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru. Jarak aman ini penting untuk mencegah potensi bahaya yang mungkin timbul.
Selain itu, warga yang tinggal di sekitar lereng dan bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Potensi bahaya lanjutan yang perlu diwaspadai meliputi awan panas guguran, guguran lava, serta lahar hujan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.





