— JAKARTA – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam dan ekosistem sebagai pilar utama pembangunan daerah. Ajakan ini disampaikan kepada seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari fondasi pembangunan.

“Saya berpesan kepada semua, jagalah semesta dengan baik, jagalah aliran air dan seluruh tumbuhan. Jagalah Purwakarta agar tumbuh menjadi kabupaten yang memiliki basis ideologi ekosistem, filosofi, dan teknokrasi. Semuanya harus memiliki visi yang kuat, yaitu Purwakarta Istimewa,” ujar Dedi dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).

Pesan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat menghadiri Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-195 Purwakarta dan ke-58 Kabupaten Purwakarta yang diselenggarakan di Gedung DPRD Kabupaten Purwakarta pada Senin (20/7/2026). Pria yang akrab disapa KDM ini juga turut menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi Purwakarta.

Dalam kesempatan tersebut, KDM mengapresiasi sejumlah tokoh yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan daerah Purwakarta. Di antara tokoh yang disebut adalah Lili Hambali Hasan, Dudung S. Suardi, serta para ulama yang dinilai senantiasa memberikan dukungan moral dan nasihat.

KDM menegaskan bahwa peringatan hari jadi Purwakarta ini seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Mari kita wujudkan amal saleh dalam hidup dengan menjaga titipan besar dari Tuhan kepada kita, yaitu tanah tempat kita tinggal dan air yang kita minum setiap waktu,” tuturnya.

Selain fokus pada aspek lingkungan, KDM juga menyoroti krusialnya pembangunan karakter generasi penerus bangsa. Ia berharap semangat menjaga alam dapat selaras dengan komitmen untuk mempersiapkan anak-anak Purwakarta dan Jawa Barat menjadi generasi yang tangguh.

“Kita persiapkan anak-anak kita menjadi pribadi yang saleh, memiliki pancaran cahaya kebaikan yang akan mengantarkan mereka menjadi generasi emas di masa yang akan datang,” pungkas KDM.