SINJAI, SULSEL – Kehebohan yang melanda warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, akibat penampakan sosok pocong di lingkungan sekolah dasar ternyata hanyalah sebuah rekayasa. Polisi berhasil mengamankan dua orang pemuda yang mengaku sebagai dalang di balik aksi prank tersebut.
Rekayasa untuk Bercanda
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso, menjelaskan bahwa video penampakan pocong yang sempat viral di media sosial itu merupakan hasil rekayasa sekelompok remaja. “Dari hasil penyelidikan diperoleh bahwa video tersebut adalah hasil rekayasa oleh sekumpulan remaja yang membuat video dan berperan sebagai pocong dengan menggunakan kain kafan. Ada dua remaja yang sudah kami amankan,” ujar Iptu Agus Santoso, Selasa (6/1/2026).
Peristiwa yang membuat warga resah ini terjadi di lingkungan SD Negeri 6 Mattumpu, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara. Dua pelaku yang berhasil diidentifikasi dan diamankan berinisial NA (21), yang berperan sebagai pocong, dan AJ (18) yang bertindak sebagai perekam video.
Video Menyebar Luas di Grup WhatsApp
Menurut pengakuan AJ, video tersebut dibuat pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 02.00 Wita. Ia mengaku video itu awalnya hanya dibuat untuk tujuan bercanda dan dikirimkan ke sebuah grup WhatsApp. Namun, tanpa diduga, video tersebut menyebar luas hingga menjadi viral dan menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat, khususnya para siswa.
“Video itu awalnya dibuat hanya untuk bercanda, lalu dikirim ke grup WhatsApp. Namun kemudian menyebar luas hingga viral dan menimbulkan ketakutan,” jelasnya.
Akibat prank ini, para pelajar SD Negeri 6 Mattumpu dilaporkan merasa terganggu dan bahkan ada yang sampai merasa takut untuk bersekolah.





