Berita

Festival Imlek Nasional di Lapangan Banteng: Nonton Film hingga Cek Kesehatan Gratis

Advertisement

Pemerintah resmi menggelar Festival Imlek Nasional yang bertempat di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Acara perdana ini menawarkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari pertunjukan kesenian, pemutaran film, hingga program pemerintah seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Film Indonesia dan Program Kesehatan Unggulan

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) sekaligus Ketua Panitia, Irene Umar, menjelaskan bahwa festival ini akan menayangkan dua film Indonesia yang salah satunya dijadwalkan rilis pada momen lebaran tahun ini. Selain itu, ada pula film animasi berjudul ‘Pelangi di Mars’ yang ditujukan untuk anak-anak.

“Ada dua film Indonesia, mungkin teman-teman melihat di sini ada Jumbo. Di sebelah sana ada dua film yang akan rilis di lebaran tahun ini. Ada Nawila untuk anak-anak, sama film animasi Pelangi di Mars,” ujar Irene kepada wartawan di lokasi, Minggu (22/2/2026).

Lebih lanjut, Irene menyoroti pentingnya program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang tersedia di festival ini. Ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini demi menjaga kesehatan.

“Sama ada satu yang saya lupa. Di sana ada satu program prioritas pemerintah which is cek kesehatan gratis. Jadi teman-teman terutama teman-teman yang di sini ya, tolong jaga kesehatan juga. Di sana itu bisa langsung kok pakai KTP, itu cek kesehatannya gratis dan bukan ala-ala. Di mana di sana itu sampai USG payudara, kemudian pengecekan serviks juga ada lho di sana. Jadi bukan hanya yang surface-surface level saja,” jelasnya.

Festival yang mengusung tajuk ‘Harmoni Imlek Nusantara’ ini juga menghadirkan sebuah museum terbuka yang berfungsi sebagai sarana edukasi mengenai akulturasi budaya Tionghoa dan Indonesia.

Advertisement

Museum Terbuka dan Ragam UMKM

Irene menambahkan, museum terbuka ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai identitas masyarakat Tionghoa-Indonesia.

“Karena kan banyak ya Cindo itu sebenarnya Indonesia atau nggak sih. Namanya saja Cindo: Cinta Indonesia, ya toh,” tuturnya.

Selain museum, festival ini juga dimeriahkan oleh berbagai UMKM kuliner dan non-kuliner. Pengunjung dapat menikmati seluruh rangkaian acara tanpa dipungut biaya.

“Jadi bisa dimulai dilihat dari museum terbuka, geser ke sini ini ada festival UMKM F&B-nya kita. Kemudian ada non-F&B di sebelah sana. Dan ada dua stage di outdoor sama indoor. Karena kita mau nunjukkin outdoor-indoor juga ada lho di Indonesia,” pungkasnya.

Advertisement