Jakarta – Kehidupan seorang anak berusia 6 tahun umumnya diisi dengan keceriaan sekolah dan permainan. Namun, Febio, seorang bocah yang didiagnosis menderita tumor lidah sejak lahir, harus menjalani perjuangan berbeda. Sejak dilahirkan, Febio telah bergelut dengan pengobatan di rumah sakit.
Benjolan Tumor yang Terus Membesar
“Awalnya ada benjolan di rahang bawah kanan lalu menyebar ke kiri, hingga lidahnya bengkak. Sampai sekarang benjolannya masih ada di dalam, belum berkurang dari lahir. Benjolannya 5-8 cm,” ujar Genti, ibunda Febio, saat ditemui tim berbuatbaik.id.
Orang tua Febio mengungkapkan kekhawatiran mendalam terhadap kondisi putra semata wayang mereka, meskipun Febio sendiri tidak pernah mengeluhkan rasa sakit. Seiring berjalannya waktu, benjolan tersebut semakin membesar dan mulai berdampak pada tumbuh kembang Febio. Genti menambahkan bahwa berat badan Febio cenderung rendah dibandingkan anak-anak seusianya.
Lebih lanjut, pembengkakan lidah yang terus membesar berisiko menutup saluran napas Febio, menimbulkan ancaman serius bagi kelangsungan hidupnya. Menghadapi risiko tersebut, orang tua Febio memutuskan untuk melanjutkan pengobatan di Surabaya, meskipun harus menempuh perjalanan jauh dari Kediri menggunakan transportasi umum.
Perjuangan Tanpa Keluhan dan Keterbatasan
Febio sendiri menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Ia tidak rewel saat menjalani perawatan di rumah sakit dan tampak tegar di depan umum. Sesekali, Febio bahkan sempat menikmati wisata singkat bersama orang tuanya saat berada di Surabaya atau saat menunggu jadwal pemeriksaan.
Meskipun demikian, Febio menunjukkan kecenderungan kurang percaya diri saat berinteraksi dengan teman-teman sebayanya. Ibunya juga menyebutkan bahwa Febio menjadi semakin pendiam seiring bertambahnya usia.
Dengan segala keterbatasan yang ada, Genti bertekad untuk terus melanjutkan pengobatan Febio. Keterbatasan ekonomi menjadi salah satu tantangan terbesar, mengingat penghasilan ayah Febio yang hanya sebagai tenaga kebersihan sekolah, sementara ibunya bekerja sebagai buruh pabrik dengan gaji bulanan yang sangat minim.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Meskipun menghadapi kesulitan, kedua orang tua Febio memiliki tekad kuat untuk memastikan putra mereka sembuh total. Masduki dan Genti sangat berharap Febio dapat bersekolah seperti anak-anak lainnya setelah kondisinya membaik. Mereka juga mendambakan Febio tumbuh menjadi anak yang ceria, memiliki banyak teman, dan percaya diri dengan kondisinya.
Harapan terbesar mereka adalah agar Febio memiliki masa depan yang lebih cerah. Melalui platform berbuatbaik.id, Febio dan keluarganya membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin berkontribusi dalam perjuangan kesembuhan Febio dari tumor lidah.






