Polewali Mandar, Sulawesi Barat – Insiden mengerikan terjadi di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada Kamis (19/2/2026) pagi. Dua bocah kakak-adik, Padli (9) dan Alif (7), menjadi korban serangan brutal kawanan anjing liar saat mereka sedang mencari ikan di area persawahan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 Wita ini sempat membuat warga terkejut. Awalnya, warga yang mendengar keributan dan melihat kawanan anjing, mengira mereka sedang menyeret bangkai. Namun, saat didekati, ternyata anjing-anjing tersebut mengeroyok dua anak kecil.
Kronologi Penyerangan
Kepala Desa Banua Baru, M Taufik, menjelaskan bahwa kedua bocah tersebut sedang asyik mencari ikan di saluran air persawahan yang tidak jauh dari permukiman warga. Tiba-tiba, enam ekor anjing liar menyerang mereka.
“Itu anak pergi tangkap ikan di saluran air sawah, di situlah digigit (anjing),” ungkap M Taufik, Kamis (19/2).
Beruntung, seorang petani yang kebetulan melintas di area tersebut segera bertindak. Petani itu berhasil mengusir kawanan anjing liar yang sedang menyerang kedua bocah.
“Kebetulan ada petani lewat, langsung diusir itu anjing. Bayangkan, itu orang yang tolong sempat dikira bangkai itu yang dikeroyok, ditarik-tarik anjing, ternyata anak kecil,” papar Taufik menceritakan kesaksian di lokasi kejadian.
Kondisi Korban
Akibat serangan anjing liar tersebut, Padli dan Alif mengalami luka parah di tubuh mereka. Luka gigitan yang cukup serius membuat kedua bocah itu harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
“Adik-kakak kasihan, lumayan parah lukanya akibat gigitan anjing. Sudah dibawa ke rumah sakit,” ujar Taufik.
Hingga berita ini diturunkan, kedua korban masih menjalani perawatan medis untuk memulihkan kondisi mereka dari luka-luka akibat serangan anjing liar tersebut.





