Berita

DPR Ingatkan Menteri: Fokus Bantu Presiden, Hindari Intrik Publik

Advertisement

Wakil Ketua Komisi IV DPR Fraksi PAN, Ahmad Yohan, meminta para menteri di kabinet untuk memprioritaskan tugas membantu presiden dan menghindari perselisihan yang terekspos ke publik. Pernyataan ini merespons perseteruan yang sempat mencuat di media sosial antara Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Fokus pada Tugas Negara

“Para pembantu presiden harus fokus bantu presiden, jangan saling intrik,” ujar Yohan kepada wartawan pada Kamis, 12 Februari 2026. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang bijak antarmenteri untuk menjaga soliditas pemerintahan.

Menurut Yohan, tindakan saling menegasi antarmenteri di ruang publik dapat menimbulkan kesan buruk mengenai koordinasi di pemerintahan. “Para menteri harus lebih bijak dalam berkomunikasi, harus saling menjaga dan menguatkan, bukannya saling menegasi antarmenteri sehingga menimbulkan kesan saling tidak koordinasi yang bisa menimbulkan kecurigaan dan berkurangnya kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha,” tuturnya.

Upaya Redam Ketegangan

Perselisihan antara Trenggono dan Purbaya mencuat terkait anggaran pengadaan kapal untuk KKP. Puncaknya, Trenggono mengunggah foto bersama Purbaya di akun Instagramnya pada Rabu (11/2), mengisyaratkan upaya untuk meredam ketegangan. Ia menuliskan, “That’s all Folks, back to work ya.”

Advertisement

Dalam unggahan tersebut, Trenggono menyertakan tangkapan layar berita yang menyebutkan Purbaya mengakui adanya kesalahan data, serta foto keduanya duduk semeja dalam sebuah acara. Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keheranannya terhadap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang belum melakukan pesanan kapal ke industri galangan nasional, padahal anggaran dari Kementerian Keuangan telah dikucurkan.

Pernyataan Purbaya tersebut disampaikan dalam acara ‘Revitalisasi Galangan Kapal dan Pelayaran Indonesia: Mendorong Daya Saing dan Peningkatan Kapasitas Industri Nasional’ yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Advertisement