Berita

Besi JPO Dicuri Lagi, Gubernur DKI Instruksikan Penggunaan Material Anti-Maling

Advertisement

Jakarta – Aksi pencurian kembali terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sahabat di Jalan Daan Mogot, Kembangan, Jakarta Barat. Pelat besi pada jembatan tersebut dilaporkan hilang, memicu instruksi dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk segera menggunakan material anti-maling pada JPO baru.

Material Baru dan Pengawasan CCTV

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menjelaskan bahwa sebagai langkah pencegahan jangka panjang, Gubernur telah menginstruksikan Dinas Bina Marga untuk menerapkan material anti-maling pada semua JPO baru. Material yang diusulkan meliputi wooden press atau conwood, yang menyerupai kayu namun terbuat dari beton. Material ini dipilih karena dinilai tidak memiliki nilai jual tinggi dan sulit dicuri, mengingat insiden serupa telah berulang kali terjadi.

Chico menambahkan bahwa pemasangan CCTV di setiap JPO juga menjadi prioritas. Arahan ini diberikan oleh Pramono untuk mencegah aksi pencurian. “Dalam kasus JPO Sahabat, misalnya, 2 CCTV yang ada justru tidak berfungsi karena kabelnya terputus, yang membuat pengawasan kurang optimal, ini sudah kami catat untuk segera diperbaiki,” jelas Chico.

Gubernur Pramono memastikan bahwa JPO yang rusak akan segera diperbaiki. Perbaikan ini juga mencakup pemasangan CCTV tambahan di titik-titik strategis untuk mencegah aksi kriminalitas, termasuk pencurian. Ia juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga aset publik.

“Beliau juga mengimbau warga untuk tidak mengambil bagian apa pun dari fasilitas umum, karena ini untuk kepentingan bersama,” sambung Chico.

Advertisement

Kronologi Pencurian dan Imbauan

Sebelumnya, pelat besi JPO Sahabat dilaporkan hilang pada Sabtu, 24 Januari 2026. Sebanyak satu pelat besi berukuran 1×2 meter dari salah satu ujung lantai JPO dan tiga pelat besi pada bagian anak tangga ikut raib. Sisa baut bekas copotan berserakan di sekitar lantai JPO yang kini berlubang.

Kondisi lantai JPO yang terbuka menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang hendak menyeberang, memaksa mereka untuk berhati-hati saat melangkah. Menanggapi hal ini, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, meminta warga untuk turut serta mengawasi dan menjaga fasilitas JPO dari aksi pencurian.

“Sekali lagi saya sampaikan, kerja sama ini harus bersama-sama dan bersinergi. Pemerintah tidak bisa sendiri,” kata Iin, seperti dilansir Antara.

Advertisement