Nabire – Bangkai pesawat Smart Air jenis Caravan dengan nomor registrasi PK-SNS yang mengalami pendaratan darurat di pantai Kabupaten Nabire, Papua Tengah, telah berhasil dievakuasi ke darat menggunakan alat berat. Proses evakuasi dilakukan pada Selasa (27/1) sore.
Proses Evakuasi Bangkai Pesawat
Menurut Komandan Pos Basarnas Nabire, Tri Joko Lalang Buana, bangkai pesawat diangkat menggunakan alat berat. “Untuk pesawat sudah diangkat ke darat menggunakan alat berat,” ujar Tri Joko, Rabu (28/1/2026), dilansir detikSulsel.
Proses evakuasi berjalan lancar. Badan pesawat diikat dengan tali pada beberapa bagian sebelum ditarik menggunakan loader. “Proses evakuasi berjalan lancar, di mana badan pesawat diikat dengan menggunakan tali, dan ditarik menggunakan alat berat,” jelas Tri Joko.
Penyelidikan Penyebab Kecelakaan
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) saat ini masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Meskipun mengalami pendaratan darurat, pilot dan penumpang dilaporkan tidak mengalami luka serius. Mereka sempat dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pesawat Smart Air tersebut jatuh di area Logpond Kaladiri, kawasan Pantai Nabire Barat, pada Selasa (27/1) sekitar pukul 12.45 WIT. Pesawat dengan nomor penerbangan PK-SNS ini berangkat dari Bandara Nabire (NBX) dengan tujuan akhir Bandara Kaimana (KNG).





