Berita7 — GROBOGAN – Atap dua ruangan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanggirejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ambruk sejak awal tahun ini. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar terpaksa dipindahkan ke musala sekolah demi menjamin keselamatan para siswa.
Kepala SDN Tanggirejo, Juwariyah, menjelaskan bahwa kerusakan disebabkan oleh penyangga atap yang dimakan rayap. Suara “krekes krekes” terdengar sebelum atap benar-benar ambruk. Ruangan pertama yang mengalami kerusakan adalah ruang guru dan kepala sekolah pada Januari lalu. Beruntung, peristiwa tersebut terjadi pada malam hari sehingga tidak ada korban jiwa.
Selanjutnya, atap ruang kelas enam menyusul ambruk pada bulan April. “Ruang kelas enam, barusan kok (ambrolnya), sekitar bulan April,” ujar Juwariyah.
Menyikapi kondisi tersebut, Juwariyah mengambil langkah darurat dengan memindahkan siswa kelas enam ke musala. Sementara siswa kelas lima juga belajar di musala. Ruang guru dan kepala sekolah yang tidak lagi aman terpaksa dipindahkan ke perpustakaan sekolah.
Menanggapi laporan ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, Purnyomo, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi awal. Rencananya, tim dari Dinas Pendidikan akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada hari esok untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap dan valid mengenai kondisi bangunan sekolah tersebut.
Ikuti Berita7

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.