Bogor, Jawa Barat – Atap ruang kelas di sebuah Sekolah Dasar (SD) di kawasan Cilebut, Bogor, dilaporkan ambruk pada Rabu (4/2/2026). Insiden ini menyebabkan seorang siswa mengalami luka ringan pada lengan tangan kanannya akibat tertimpa reruntuhan.
Detail Kejadian dan Korban
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Nugraha, ambruknya atap disebabkan oleh kondisi bangunan yang sudah rapuh dan mengalami pelapukan.
“Dikarenakan bangunan yang sudah rapuh, sehingga terjadinya pelapukan pada bagian atap ruangan, mengakibatkan jebolnya atap pada ruangan kelas tersebut,” ujar Adam kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Atap yang roboh menimpa ruang kelas 1 dan 3.
Korban yang teridentifikasi berinisial MFP mengalami luka ringan pada lengan tangan kanannya. “Korban menderita atas nama MFP mengalami luka pada bagian lengan tangan kanan, luka ringan akibat tertimpa atap yang jatuh,” jelas Adam.
Adam menambahkan bahwa korban telah ditangani oleh pihak sekolah. Saat ini, MFP tidak masuk sekolah karena masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
Tindakan Penanganan dan Rekomendasi
Tim BPBD bersama dengan pihak Desa Cilebut Timur telah melakukan asesmen dan evakuasi material reruntuhan atap. Menindaklanjuti kondisi yang mengkhawatirkan, BPBD memberikan rekomendasi agar kegiatan belajar mengajar dipindahkan sementara.
“Tim BPBD dan pihak Desa Cilebut Timur sudah memberikan himbauan untuk kegiatan belajar mengajar di pindahkan sementara apabila cuaca akan turun hujan karena kondisi atap plafon sudah mengkhawatirkan,” imbuh Adam.






