Jakarta – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya mengerahkan 10 personel SAR untuk melakukan patroli intensif di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi dampak curah hujan tinggi serta potensi banjir kiriman dari wilayah Bogor dan Katulampa.
Pengerahan Personel dan Peralatan
Dalam pelaksanaan patroli tersebut, Ditpolairud Polda Metro Jaya menerjunkan sebanyak 10 personel SAR. Mereka dilengkapi dengan satu unit perahu karet dan satu unit skiff boat yang digunakan untuk memantau kondisi permukiman warga yang berpotensi terdampak banjir.
Tujuan Patroli dan Imbauan Warga
Direktur Polairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mustofa, menjelaskan bahwa patroli ini dilaksanakan untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga dan memberikan rasa tenang kepada masyarakat. “Personel kami melaksanakan kontrol di sekitar permukiman warga serta melakukan perondaan untuk memastikan kondisi tetap terkendali,” ujar Kombes Pol Mustofa, Senin (12/1/2026).
Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Hal ini sejalan dengan prakiraan BMKG yang memprediksi potensi hujan masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan. “Warga kami minta tetap waspada dan segera melapor kepada petugas apabila terjadi peningkatan debit air atau situasi darurat. Tim SAR Ditpolairud siap siaga 1×24 jam,” tegasnya.
Hingga saat patroli berlangsung, ketinggian air di kawasan Pluit terpantau masih relatif tinggi. Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya terus melakukan monitoring untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan.






