Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menggelar pertemuan dengan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin. Agenda utama pertemuan ini adalah membahas percepatan pembangunan sejumlah infrastruktur strategis di Sumbar.
Dalam pertemuan yang juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sumbar Adib Alfikri, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sumbar Armizoprades, serta Kepala Bappeda Sumatera Barat Zefnihan, dibahas beberapa prioritas. Di antaranya adalah pembangunan Flyover Padang Luar, penyediaan jalur penyelamatan darurat di Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar, dan dukungan infrastruktur untuk ruas Tol Sicincin-Bukittinggi.
Flyover Padang Luar Mendesak
Andre Rosiade menekankan bahwa Flyover Padang Luar merupakan proyek krusial untuk mengatasi kemacetan yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Berdasarkan Detailed Engineering Design (DED) yang disusun Kementerian PUPR melalui Balai Jalan Nasional Sumatera Barat, sekitar 80 persen trase flyover akan melintasi lahan milik PT KAI. Oleh karena itu, koordinasi dan sinergi dengan KAI menjadi kunci utama agar proyek ini dapat segera direalisasikan demi kepentingan masyarakat luas.
Jalur Penyelamat untuk Keselamatan Warga
Selain flyover, Andre juga menyoroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas di kawasan Penyalaian, Koto Baru. Kawasan ini kerap menjadi lokasi kecelakaan yang disebabkan oleh kendaraan berat yang mengalami rem blong saat melintas dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang. Untuk mencegah jatuhnya korban jiwa lebih banyak, diusulkan pembangunan jalur penyelamatan darurat. Lokasi jalur ini juga berada di atas lahan PT KAI, sehingga diperlukan kesepahaman bersama dalam pemanfaatan aset negara untuk kepentingan publik.
Andre Rosiade menegaskan komitmennya untuk memastikan dukungan anggaran APBN benar-benar tersalurkan dan dimanfaatkan secara optimal untuk menjawab persoalan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Menteri PUPR telah menyetujui pembangunan Flyover Padang Luar sebagai bagian dari komitmen pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menyelesaikan titik-titik kemacetan menahun di Sumatera Barat.
“Selain itu, pemerintah pusat juga mendorong pembangunan jalan alternatif di kawasan Pasar Koto Baru yang selama ini menjadi simpul kemacetan. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyiapkan trase jalan melingkar alternatif tersebut, yang selanjutnya akan diperlebar melalui dukungan anggaran Inpres Jalan Daerah,” kata Andre Rosiade dalam keterangannya, Jumat (2/6/2026).
Dukungan Penuh PT KAI
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyambut baik kedatangan Andre Rosiade dan jajaran Pemprov Sumbar. Bobby menegaskan bahwa PT KAI pada prinsipnya mendukung pembangunan infrastruktur tersebut dan siap bersinergi dengan pemerintah pusat maupun daerah.
“Kami terbuka untuk bekerja sama dalam pemanfaatan aset perusahaan sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujar Bobby Rasyidin. Ia menambahkan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting agar proyek-proyek strategis seperti flyover, jalur penyelamatan darurat, hingga pengembangan transportasi massal dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Pengembangan Transportasi Massal
Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas pula rencana pengembangan layanan perkeretaapian di Kota Padang. Andre Rosiade mendorong agar jalur kereta bandara dikembangkan menjadi commuter line yang melayani rute lebih luas, mulai dari Bandara Internasional Minangkabau hingga Indarung dan Teluk Bayur. Pengembangan ini diharapkan dapat menjadi solusi transportasi massal yang mampu menekan kemacetan dan meningkatkan mobilitas masyarakat Kota Padang.






