Berita7 — Demonstrasi mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, telah usai Jumat sore. Akses lalu lintas ke arah Stasiun Gambir kembali dibuka setelah massa berpindah posisi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, aksi berakhir sekitar pukul 17.55 WIB ketika massa menggeser diri ke area putar balik (U-turn) di depan Gedung BSI. Polisi meminta para demonstran tetap berada di lokasi awal sehingga mereka tidak berpindah ke jalur lain.
Polisi kemudian membuka barikade sekitar pukul 17.58 WIB, sehingga kendaraan dari arah Patung Kuda langsung melintas. Sebelum bubar, massa sempat membagi-bagikan roti di sekitar lokasi dan beberapa pengendara motor terlihat menerima pemberian tersebut.
Sebelumnya, orator berorasi dari atas mobil komando dan sempat meminta agar rombongan diberi jalan tembus menuju Bundaran HI atau Patung Kuda. Dalam tuntutannya, para peserta aksi menyorot sejumlah poin terkait tata negara dan pendidikan.
Dalam orasi, tuntutan peserta dibacakan secara tegas: “Tuntutan kami bongkar total sistem tata negara, kedua selamatkan pendidikan Indonesia, ketiga kedaulatan masyarakat sipil. Tuntutan kami itu memang tuntutan umum tapi aksi ini akan terus berlangsung berjilid-jilid dan akan menggemborkan kabinet Prabowo-Gibran,” kata orator.
Massa aksi tiba di lokasi sekitar pukul 15.10 WIB, membawa satu mobil komando dan bergerak menuju Patung Kuda. Pergerakan rombongan terhenti di sekitar seberang Gedung BSI karena polisi membuat barikade dan menutup jalan dari Patung Kuda ke arah Stasiun Gambir.
Ikuti Berita7
