Dubai – Kontingen Korps Brimob Polri turut serta dalam ajang internasional bergengsi, UAE SWAT Challenge Dubai 2026. Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 7 hingga 11 Februari 2026, di Rowahiyah Venue, Dubai, Uni Emirat Arab. Dankorbrimob Polri Komjen Ramdani Hidayat meminta dukungan doa dari masyarakat Indonesia agar kontingen yang bertanding dapat meraih hasil maksimal.
Lima Event Tantangan
UAE SWAT Challenge 2026 mempertandingkan lima event challenge, dengan satu tantangan dilombakan setiap harinya. Berdasarkan hasil undian pada hari pertama pelaksanaan, Sabtu (7/2), tiga tim SWAT Brimob Polri dijadwalkan tampil pada Event 1. Tim SWAT Brimob C (Polwan) akan tampil dengan nomor urut 20, diperkirakan pukul 10.00-11.00 waktu Dubai atau 13.00-14.00 WIB. Tim SWAT Brimob B (Polki) mendapat nomor urut 99, dengan estimasi waktu pelaksanaan pukul 18.00-19.00 waktu Dubai atau 21.00-22.00 WIB. Sementara itu, Tim SWAT Brimob A (Polki) mendapat nomor urut 105, dijadwalkan tampil pukul 19.30-20.00 waktu Dubai atau 22.30-23.00 WIB.
Partisipasi Korps Brimob Polri dalam kejuaraan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam meningkatkan profesionalisme, kemampuan taktis, serta memperkuat eksistensi Indonesia di kancah internasional melalui kompetisi satuan elit kepolisian dunia. Masyarakat dapat menyaksikan jalannya kompetisi secara langsung melalui kanal YouTube resmi penyelenggara.
Performa Tim di Hari Kedua
Pada Minggu (8/2), sebanyak 38 personel Korps Brimob Polri di bawah pimpinan Ketua Kontingen Kombes James Hutagaol berlaga di event kedua. Tantangan ini menuntut kecepatan, ketepatan, dan koordinasi tim dalam menghadapi simulasi taktis berintensitas tinggi.
Tim Brimob A menjadi kontingen pertama yang tampil pada pukul 13.20 waktu Dubai, berhasil mencatat waktu 01 menit 03,417 detik tanpa penalti. Tim Brimob B bertanding pada pukul 13.40 waktu Dubai dan mencatat waktu 58,865 detik dengan penalti 1 detik, sehingga total waktu menjadi 01 menit 08,865 detik. Tim Brimob C melaksanakan pertandingan pada pukul 19.00 waktu Dubai dan menyelesaikan Event 2 dengan waktu 01 menit 08,254 detik tanpa penalti.
Dankorbrimob Mohon Doa
Dankorbrimob Polri Komjen Ramdani Hidayat secara khusus menyampaikan permohonan doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia bagi para personel yang sedang berjuang. Ramdani berharap agar kontingen Brimob Polri diberi kemudahan dalam mengikuti ajang ini.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar personel Brimob Polri yang saat ini berlaga di UAE SWAT Challenge diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran dalam setiap pertandingan. Anak-anak kita di Dubai sudah berlatih maksimal, berjuang dengan sepenuh hati, dan tampil membawa nama besar Indonesia,” ujar Ramdani kepada wartawan, Senin (9/2/2026).
Ia menegaskan bahwa seluruh peserta telah dipersiapkan secara matang untuk menghadapi persaingan tingkat dunia. “Mereka adalah personel pilihan yang telah melalui proses latihan panjang, disiplin tinggi, dan pembinaan profesional. Di arena kompetisi, fokus kami adalah memberikan performa terbaik, menjaga soliditas tim, serta bertanding secara sportif dan terhormat,” tegasnya.
Detail Tim Kontingen
Kejuaraan bergengsi tersebut diikuti oleh 46 negara dengan total 109 tim dari berbagai satuan elit penegak hukum dunia. Kontingen Indonesia terbagi dalam tiga tim utama:
- BRIMOB A: Ipda Romer, Bripda Gilang, Bripda Raffi, Bharada Bima, Bripda Abdurahman, Bripda Ronaldinho, Bharada Aldianus, dan Bripda Anan.
- BRIMOB B: Ipda Nederlan, Bripda Devon, Bripda Darwin, Bripda Agil, Bripda Wahyu, Bripda Chandra, Bharada Vergiawan, dan Bripda Dedi.
- BRIMOB C: Iptu Rahma, Ipda Nora Septiana, Briptu Aren Wondal, Bripda Eunike John, Bripda Stephanie, Bripda Widyawati, Bripda Miranda, dan Bripda Lidia.
Selama beberapa hari perlombaan, ketiga tim telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berbagai skenario taktis berintensitas tinggi. Setiap personel tampil dengan dedikasi penuh, mempraktikkan hasil latihan panjang yang telah mereka jalani di tanah air. Keikutsertaan Brimob Polri dalam UAE SWAT Challenge 2026 menjadi bukti kesiapan dan profesionalisme Polri di tingkat global, sekaligus menunjukkan kualitas, ketangguhan, dan kehormatan pasukan Bhayangkara di mata dunia.





