Berita

Warga Pulomas Pasang Spanduk Tolak Lapangan Padel, Minta Lingkungan Tenang

Advertisement

JAKARTA – Warga RT 05 RW 13 Kelurahan Kayu Putih, Pulomas, Jakarta Timur, menyuarakan penolakan terhadap keberadaan lapangan padel di kawasan permukiman mereka. Aksi protes dilakukan dengan memasang spanduk di berbagai titik strategis, menuntut agar lingkungan tempat tinggal mereka kembali tenang dan damai.

Pantauan di lokasi pada Sabtu (21/2/2026) menunjukkan spanduk-spanduk berwarna merah terbentang di pagar dan beberapa ruas jalan di permukiman penduduk. Salah satu spanduk bertuliskan, ‘Kami Menolak Lapangan Padel Berada Di Lingkungan RW 013’. Pesan lain yang tertulis adalah tuntutan agar lingkungan kembali tenang dan damai.

Di sekitar gang menuju lapangan padel, suasana terpantau sepi. Aktivitas di lapangan padel sendiri tidak terdengar menimbulkan kebisingan, dan area parkir di sekitarnya juga tampak lengang, hanya terlihat satu mobil terparkir di depan gedung.

Keluhan Kebisingan dan Gangguan

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kebisingan dari lapangan padel dirasakan sejak pagi hingga malam hari. Suara bola yang dipukul dan teriakan pemain dianggap sangat mengganggu waktu istirahat warga, terutama di malam hari.

“Kalau siang mungkin masih bisa ditoleransi, tapi kalau sampai malam itu yang bikin terganggu. Apalagi ini dekat rumah-rumah kan, dan kendaraan yang ke sana banyak terus suka ngebut,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Advertisement

Penolakan Serupa di Cilandak

Penolakan terhadap lapangan padel bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya, warga di Jalan Haji Nawi, Cilandak, Jakarta Selatan, juga memprotes lapangan padel yang menimbulkan kebisingan. Meskipun mediasi telah dilakukan dengan pengelola, warga mengaku belum sepenuhnya puas dengan hasil yang dicapai.

“Terkait mediasi kemarin, sejujurnya hasilnya belum sepenuhnya memuaskan bagi kami selaku warga terdampak,” kata salah seorang warga bernama Naufal (27) saat dihubungi, Sabtu (21/2).

Respons Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Menanggapi keluhan warga, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan akan segera mengambil langkah tegas. Ia meminta agar lapangan padel tersebut diawasi secara ketat dan berencana memanggil pengelola serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

“Jadi secara khusus saya sudah meminta kepada dinas terkait yang melakukan pengawasan di lapangan urusan padel ini,” ujar Pramono kepada wartawan di Taman Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (20/2). Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti persoalan ini demi kenyamanan warga.

Advertisement