Berita7 — Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menilai penyelenggaraan Pekan Olahraga TNI Angkatan Laut (Poral) 2026 mencerminkan upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Menurut Wiyagus, kegiatan olahraga memegang peran sentral dalam meningkatkan kesiapan fisik personel sekaligus memperkuat kualitas SDM secara keseluruhan.
Penilaian itu disampaikan Wiyagus dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2026), terkait gelaran Poral yang berlangsung tahun ini.
Wiyagus menegaskan kegiatan olahraga menunjukkan komitmen TNI AL dalam menjaga kapasitas personel. “[Gelaran] ini sebagai bukti bahwa Angkatan Laut sebagai garda terdepan ketahanan maritim Indonesia memiliki SDM yang unggul,” ujar Wiyagus.
Dirinya menambahkan bahwa pembinaan SDM di lingkungan TNI AL tidak semata berfokus pada peningkatan profesionalisme militer, tetapi juga melalui pembangunan budaya hidup sehat dan bugar.
Lebih jauh, Wiyagus menyatakan upaya membudayakan olahraga sejalan dengan perhatian pemerintah saat ini terhadap sektor kesehatan. Menurutnya, kesehatan masyarakat menjadi fondasi utama lahirnya SDM yang mumpuni, sehingga program pembinaan harus menjangkau seluruh lapisan hingga tingkat paling bawah.
“Nah, apabila dikaitkan dengan Asta Cita, kita tahu bahwa kesehatan adalah fondasi SDM yang unggul. Jadi, pemerintah juga sedang mengembangkan dan membangun masyarakat yang sehat mulai dari pusat sampai ke akar rumput,” tutur Wiyagus.
Selain menjaga kebugaran prajurit, pemerintah berharap semangat membudayakan olahraga yang ditunjukkan TNI AL memberi dampak positif ke masyarakat luas. Wiyagus menyampaikan harapan agar kebiasaan sehat tersebut menginspirasi publik, khususnya di wilayah pesisir.
“Jadi, apa yang dilakukan oleh Angkatan Laut tentunya bisa dicontoh dan mudah-mudahan bisa diperluaskan sampai ke masyarakat pesisir dan seluruh masyarakat Indonesia,” pungkas Wiyagus.
Ikuti Berita7
