Berita

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno Paparkan Potensi Panas Bumi RI di Abu Dhabi Sustainability Week

Advertisement

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Eddy Soeparno, didaulat menjadi salah satu pembicara dalam agenda bergengsi Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) yang berlangsung di Uni Emirat Arab. Dalam forum global tahunan tersebut, Eddy akan memaparkan potensi besar energi panas bumi (geothermal) yang dimiliki Indonesia.

Potensi Geothermal Indonesia Nomor Dua Dunia

Abu Dhabi Sustainability Week tahun ini dijadwalkan dibuka langsung oleh Presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Forum yang diselenggarakan oleh pemerintah UEA ini akan mengumpulkan para pengambil kebijakan di bidang iklim dan lingkungan hidup dari berbagai negara.

Eddy Soeparno menjelaskan bahwa Indonesia menyimpan sekitar 40 persen dari total potensi energi panas bumi dunia, menjadikannya negara dengan cadangan terbesar kedua di dunia. Meskipun demikian, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Pemerintah menargetkan penambahan hingga 5,2 GigaWatt kapasitas geothermal hingga 2034 sebagaimana tercantum dalam RUPTL terbaru,” ujar Eddy dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/1/2026).

ADSW Sebagai Forum Strategis Kerja Sama Energi Terbarukan

Lebih lanjut, Eddy Soeparno memandang Abu Dhabi Sustainability Week sebagai platform strategis untuk memperluas kerja sama internasional Indonesia, khususnya dalam menarik investor di sektor pengembangan energi terbarukan.

Advertisement

“Pengembangan energi terbarukan di Indonesia harus menarik secara keekonomian bagi investor dan menciptakan dampak yang luas seperti membuka green jobs, memperkuat industri dalam negeri hingga mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil,” paparnya.

Dalam rangkaian kunjungannya di ADSW, Eddy Soeparno juga dijadwalkan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pejabat tinggi UEA. Ia akan bertemu dengan Menteri Energi dan Infrastruktur UEA, H.E. Suhail Mohamed Al Mazrouei, serta Menteri Perubahan Iklim, Amna bint Abdullah Al Dahak.

“Semoga dari rangkaian pertemuan ini bisa berkontribusi dalam memperkuat visi ketahanan energi Presiden Prabowo,” pungkas Eddy.

Advertisement