— GAYO LUES – Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan kemewahan liburan ke luar negeri hingga pembelian bahan bakar minyak (BBM) dalam jumlah besar menggunakan jeriken oleh anak seorang pejabat di Gayo Lues, Aceh, menuai perhatian publik. Nevirizal, yang menjabat sebagai Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Gayo Lues, akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

Nevirizal menyatakan bahwa unggahan anaknya merupakan sebuah ketidaksengajaan dan berharap pemerintah serta masyarakat yang merasa tersakiti dapat memaafkan. “Saya mohon sama pemerintah, sama masyarakat yang tersakiti karena ini memang ketidaksengajaan yang anak kami buat karena mungkin dia belum sampai pemikirannya ke situ,” ujar Nevirizal.

Ia menjelaskan bahwa foto-foto yang beredar tersebut diambil pada pertengahan tahun lalu, saat istri dan anaknya melakukan perjalanan ke Korea Selatan untuk berobat mata. Dalam rombongan tersebut, turut serta anggota keluarga lainnya. Nevirizal sendiri tidak turut serta dalam perjalanan tersebut, termasuk saat anaknya melanjutkan liburan ke Eropa.

Mengenai isu pembelian BBM dalam jumlah banyak, Nevirizal mengklarifikasi bahwa minyak tersebut dibeli pada bulan Desember lalu. Pembelian 15 jeriken BBM itu ditujukan untuk keperluan penanganan bencana alam, mengingat saat itu terjadi kelangkaan BBM. “Minyak itu 15 jeriken di drop di rumah saya untuk penanganan bencana bulan 12 kemarin,” jelasnya.

Nevirizal mengakui adanya kelalaian dalam mengawasi aktivitas anaknya di media sosial. Ia mengaku tidak terlalu aktif di dunia maya dan baru mengetahui kasus ini menjadi viral pada Selasa (21/7) lalu. Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Gayo Lues ini berulang kali meminta maaf dan menegaskan bahwa kejadian ini murni akibat kelalaiannya.