— SERANG – Tumpukan sampah liar yang berada di pinggir Jalan Raya Serang-Tangerang, tepatnya di wilayah Cikande, Kabupaten Serang, Banten, dilaporkan terbakar pada Jumat (24/7/2026). Kejadian ini menarik perhatian aparat kepolisian yang segera bertindak untuk memadamkan api.

Kapolsek Cikande Kompol Rudika Harto Kanajori menemukan tumpukan sampah tersebut dalam kondisi terbakar saat melintas di Desa Parigi. Sampah yang menumpuk dan memanjang di sepanjang jalan tersebut menimbulkan asap tebal yang sempat mengganggu lalu lintas di kawasan industri.

Menyadari potensi bahaya yang ditimbulkan, Rudika segera menginstruksikan anggotanya untuk merapat ke lokasi. Polisi melakukan pemadaman awal untuk mencegah api menjalar lebih luas. “Saat melintas di lokasi pagi ini, saya melihat tumpukan sampah liar di pinggir jalan sudah terbakar cukup besar. Karena lokasinya di jalur utama yang padat kendaraan, saya langsung menghubungi personel siaga Polsek Cikande untuk segera meluncur dan melakukan pemadaman awal agar tidak meluas,” ujar Rudika.

Untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak ada sisa bara, pihak kepolisian berkoordinasi dengan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kawasan Industri Modern Cikande. Proses pendinginan (cooling down) dilakukan untuk mencegah api kembali menyala.

Berkat respons cepat dan tindakan sigap di lapangan, api berhasil dikuasai sepenuhnya dalam waktu singkat. Rudika menambahkan bahwa kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun gangguan signifikan pada arus lalu lintas di Jalan Raya Serang-Tangerang.

Pasca pemadaman, Polsek Cikande bersama Pemerintah Kecamatan Cikande segera melakukan pengangkutan sisa-sisa tumpukan sampah yang terbakar. Langkah ini diambil untuk membersihkan total area tersebut agar tidak lagi dijadikan tempat pembuangan sampah liar.

Rudika menegaskan pentingnya kebersihan area pinggir jalan raya agar tetap bersih, indah, dan tidak memicu kebakaran berulang yang dapat membahayakan pengguna jalan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah di pinggir jalan wilayah Cikande, terutama di musim kemarau di mana sampah kering sangat rawan terbakar.

“Selain mengganggu estetika dan merusak lingkungan, potensi bahaya kebakaran di jalur padat lalu lintas seperti ini sangat tinggi. Mari kita jaga bersama keamanan dan kebersihan wilayah Cikande,” imbaunya.