— Truk pengangkut alat berat atau crane tersangkut pada jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu dini hari. Peristiwa itu menyebabkan kerusakan JPO dan kemacetan arus lalu lintas menuju Blok M.

Petugas masih mengevakuasi kendaraan dan menangani dampak kerusakan pada JPO, sementara pengendara diminta menghindari ruas yang terdampak.

Peristiwa tercatat sekitar pukul 01.28 WIB. Informasi awal disampaikan melalui akun traffic management kepolisian dengan keterangan: “06.19 Truck Crane menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sekitar pukul 01.28 Wib di Jl. Kapten Tendean No.85 RT.2/RW.2 Mampang Prapatan Kec. Mampang Prapatan Kota Jakarta Selatan arah Santa,” tulis petugas.

Lalu lintas dari arah Kapten Tendean menuju Blok M terpantau padat akibat kejadian ini. “Lalu lintas terpantau padat dan saat ini masih penanganan petugas terkait,” ujar pihak pengelola lalu lintas.

Foto yang beredar memperlihatkan kendaraan melaju pelan di lokasi. Satu tiang penyanggah JPO tampak nyaris roboh dan beberapa anak tangga pada JPO tidak dapat digunakan karena rusak.

Pelaksana tugas terkait dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta menyampaikan dugaan penyebab kecelakaan. “Sopir kendaraan towing alat berat tidak memperhitungkan maximal ketinggian muatan,” bunyi keterangan BPBD Jakarta saat dihubungi.

BPBD menjelaskan kronologi singkat: truk bernomor polisi B-9077-UFU melintas di Jalan Kapten Tendean dan sopir sempat melihat keberadaan JPO. Namun, menurut BPBD, saat itu sopir diduga sedang bermain ponsel sehingga tidak memperhitungkan tinggi muatan yang diangkut hingga truk tersangkut pada struktur JPO.

“Pengemudi melihat ada JPO namun tanpa disadari pengemudi dalam kondisi fokus pada handphone,” tulis BPBD Jakarta.

Akibat benturan tersebut, BPBD menegaskan kondisi JPO mengalami kerusakan signifikan. “Akibatnya dikarenakan tidak memperhitungkan maximal ketinggian muatan unit yang sedang diangkut menyangkut bagian JPO yang mengakibatkan kondisi JPO rusak cukup parah,” kata BPBD.

Saat ini truk masih dalam penanganan petugas dan ruas jalan yang menuju Blok M disarankan untuk dihindari sementara waktu sampai evakuasi dan perbaikan awal selesai.