— Sebuah sedan BMW berwarna hijau yang ditemukan terparkir di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan, pada Minggu (12/7) malam kini menjadi misteri pemiliknya. Mobil itu terlihat berdebu dan tidak memasang pelat nomor polisi.

Petugas lalu lintas Polres Metro Jakarta Selatan menduga kendaraan tersebut sudah terparkir sejak Sabtu (11/7) dan langsung mengevakuasi mobil itu ke kantor kepolisian.

Penemuan Saat Patroli

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto mengatakan mobil BMW tersebut ditemukan ketika petugas sedang melakukan patroli pada Minggu malam. Mobil kemudian diderek dan diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan.

“Kalau dari kapannya belum tahu. Intinya semalam sudah ditarik,” kata Mujiyanto.

Mujiyanto menjelaskan kendaraan itu ditemukan saat petugas melakukan sterilisasi JLNT Antasari menjelang penerapan one way arah utara keesokan harinya.

“Karena pagi kan buat one way, jadi dari jam 04.00 WIB pagi itu sudah dibuka one yang ke arah utara. One way di JLNT Antasari hari ini sampai jam 10.00 WIB,” jelasnya.

Diderek Karena Tanpa Pelat

Mobil yang berada di lajur kiri menuju selatan atau Depok itu diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan karena pemilik belum diketahui dan kendaraan tidak memasang pelat nomor.

Menurut Mujiyanto, proses penarikan melibatkan Dinas Perhubungan karena posisi mobil mengunci sehingga tidak bisa ditarik dengan derek biasa.

“Diderek semalam sama Dishub pakai alat derek yang ada rodanya, karena itu posisinya ngunci. Mobil matic kan nggak bisa ditarik derek biasa kalau ngunci,” ucap Mujiyanto.

Imbauan kepada Pemilik

Polisi mempersilakan pemilik kendaraan untuk mengambil mobilnya di Polres Metro Jakarta Selatan. Mujiyanto mengatakan pelat nomor tidak ditemukan saat proses penarikan, kemungkinan terlepas atau dicopot.

“Semalam sudah diambil ke polres, kalau mau ada yang ambil biar ke Polres. Pelatnya tidak ada, mungkin copot atau dicopot,” ucapnya.

Polisi juga menyatakan akan memeriksa nomor rangka dan mesin jika tidak ada yang mengaku mengambil kendaraan tersebut.

“Kalau ada yang mau ambil di Polres silakan saja. Pas diderek nggak ada (pelatnya), bisa (cek nomor rangka dan mesin) nanti berikutnya kalau nggak ada yang ambil,” imbuhnya.