JAKARTA – Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat, Tri Tito Karnavian, menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Posko Dusun Sunting, Gampong Tanjung, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Penyaluran bantuan yang terdiri dari perlengkapan rumah tangga dan kebutuhan sehari-hari ini diberikan kepada 203 keluarga yang terdata.
Bantuan yang diserahkan mencakup 203 paket perlengkapan ibadah, 156 paket perlengkapan sekolah, 203 unit kompor satu tungku, dan 45 dus minyak goreng. Selain itu, turut diberikan 173 set ember dan gayung, 15 dus sabun mandi, 15 dus sabun cuci pakaian, 173 kasur, 125 paket makanan anak-anak, 700 masker, dan 100 tumbler.
Tri Tito Karnavian berharap bantuan ini dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial masyarakat pascabencana serta meringankan kebutuhan dasar mereka. “Alhamdulillah, kami hadir di sini membawa bantuan yang kami tahu memang dibutuhkan oleh ibu-ibu semua. Ada kasur, kompor meskipun satu tungku tetapi sangat bermanfaat, juga ember dan kebutuhan lainnya,” ujar Tri Tito dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/1/2026).
Selain bantuan barang, TP PKK Pusat juga memberikan santunan uang tunai kepada para korban. “Dan sedikit sumbangan uang tunai untuk para korban yang sudah terdaftar, kami melihat namanya dari data yang sudah didaftarkan oleh Datuk. Mohon diterima dengan baik, dan alhamdulillah juga selain bantuan dari kami ini mungkin bantuan dari Mendagri selaku Ketua Satgas untuk rehabilitasi bencana Sumatera ini,” imbuh Tri Tito.
Dalam kesempatan tersebut, Tri Tito juga memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat agar tetap tabah dan optimistis dalam menghadapi proses pemulihan. “Kita harus sabar, karena apa yang sudah kita bangun bertahun-tahun tentu tidak bisa dibangun kembali hanya dalam beberapa hari. Namun, insyaallah, dengan bantuan yang telah diprogramkan pemerintah, Bapak dan Ibu bisa sedikit demi sedikit kembali memiliki kehidupan seperti sedia kala,” ungkapnya.
Tri Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah terus bekerja maksimal untuk membantu masyarakat keluar dari kondisi sulit pascabencana. Ia mengajak warga untuk tetap optimistis dan percaya bahwa proses pemulihan akan terus berjalan. Presiden telah memberikan arahan agar pemulihan dilakukan secepat mungkin melalui berbagai program pemerintah. Namun, keberhasilan proses tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah, melainkan juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Jangan hanya mengeluhkan apa yang hilang, tetapi mari kita syukuri apa yang sudah kita terima. Musibah bukan kehendak kita, namun dengan saling menguatkan dan dukungan pemerintah, kita bisa bangkit bersama,” pungkasnya.






