TNI AL dan BNNP Kepri Musnahkan 50 Kg Sabu

by -
TNI AL dan BNNP Kepri Musnahkan 50 Kg Sabu
TNI AL. BNNP bersama tim dari Kejaksaan melakukan ekspos barang bukti sabu=sabu sebelum dimusnahkan. (Foto: Agung/berita7)

berita7.co.id, BATAM – Sebanyak 50,220 Kg narkoba jenis sabu dimusnahkan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri dan TNI Angkatan Laut, di Mako Lanal Batam Tanjungsengkuang, Senin (12/11/2019).

Adapun narkoba jenis sabu tersebut, merupakan hasil pengungkapan yang dilakukan BNNP Kepri dan TNI Angkatan Laut. Berawal dari terungkapnya kasus penangkapan yang dilakukan oleh tim F1QR Lanal Batam pada hari Rabu tanggal 2 Oktober 2019 lalu, sekitar pukul 07.00 WIB di Perairan Tanjungpinggir. Tim F1QR Lanal Batam berhasi mengamankan 1 (satu) unit Speed Boat pancung mesin merek Yamaha 75 PK yang ditinggalkan oleh pemiliknya yang melarikan diri.

Setelah dilakukan penggeledahan terhadap Boat tersebut, ditemukan 47 bungkus Teh Cina merek Guanyinwang berisi kristal yang diduga Narkotika golongan I Jenis Sabu seberat bruto 49.598 gram.

Baca juga : Tukang Ojek Nyambi Jadi Kurir Sabu Keok Diringkus BNN dan Lanal

Dari barang bukti Narkotika jenis Sabu yang disita, sebanyak 47.977,42 gram dimusnahkan dan sebanyak 1.620,58 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan,” Ujar Kepala BNNP Kepri Richard Nainggolan di Mako Lanal Batam.

Lanjut Richard, sedangkan kasus kedua merupakan hasil dari penangkapan yang dilakukan oleh BNNP dan anggota Lanal Batam, yang berhasil meringkus MS (43) tukang ojek saat hendak mengantarkan barang haram tersebut kepada pemesannya, MS sendiri tanggkap di pinggir jalan kawasan Pantai Piayu Laut, pada Rabu 14 Oktober 2019 lalu. Dari tangan MS, petugas berhasil menyita barang bukti sabu seberat 2.023 gram.

“Sebanyak 1.955,4 gram akan dimusnahkan, sedangkan 67,6 gram lainnya disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan,” Jelasnya.

TNI AL dan BNNP Kepri Musnahkan 50 Kg Sabu
TNI AL dan BNNP Kepri Saat Memusnahkan Barang Bukti Sabu-sabu. (Foto: Agung/berita7)

Sedangakan kasus ketiga merupakan hasil dari penangkapan yang dilakukan oleh petugas Bea dan Cukai Batam bersama AVSEC Bandara Hang Nadim Batam, yang berhasil mengamankan seorang pria IB (31) lantaran kedapatan membawa 1 bungkus plastik bening berisi kristal seberat bruto 307gram yang diselipkan didalam lipatan celana jeans panjang didalam tas ransel Merk Polo Riza miliknya.Pada Selasa tanggal 22 Oktober 2019 lalu.

“Atas perbuatannya kedua tersebut tersangka dikenakan pasal pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2), UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup,” Tegasnya.

Sementara itu, Danlatamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah yang ikut memusnahkan narkoba mengatakan, adapun pemusnahan tersebut dilakukan sebagai bentuk tugas yang diamanatkan undang-undang, yang mengharuskan semua intasnsi maupun masyarakat agar memerangi Narkoba.

“Ini juga bentuk upaya menunjukan kepada masyarakat, untuk mengambil tindakan tegas terhadap peredaran narkoba, karena narkoba sangat merusak generasi bangsa , 1 kg narkoba sama dengan merusak 1 juta masyarakat,” tegasnya. (Agung Dedi Lazuardi)