Berita

Tiga Jet Tempur Rafale Prancis Tiba di Indonesia, Perkuat TNI AU

Advertisement

Pesawat tempur Rafale pesanan Indonesia dari Prancis telah mendarat di tanah air. Pesawat tempur generasi 4.5 ini dibekali mesin ganda yang dirancang untuk manuver udara superior dan performa optimal dalam misi serangan maupun pengintaian.

Spesifikasi Unggul Rafale

Dikutip dari laman Dassault Aviation, Rafale merupakan pesawat tempur bermesin ganda dengan desain sayap delta canard yang diproduksi oleh Dassault Aviation. Pesawat ini memiliki panjang 15,30 meter dengan bentang sayap sekitar 10,9 meter. Kecepatan maksimumnya mencapai Mach 1,8, dan mampu membawa muatan hingga 9.500 kg melalui 14 titik pemasangan senjata.

Untuk urusan persenjataan dan peperangan elektronik, Rafale ditenagai oleh dua mesin Snecma M88. Pesawat ini juga dilengkapi dengan radar AESA RBE2 dan sistem peperangan elektronik canggih bernama SPECTRA.

Gelombang Pertama Tiba di Pekanbaru

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Sirait, mengonfirmasi kedatangan tiga unit pesawat tempur Rafale di Indonesia. Menurutnya, ketiga pesawat tersebut telah tiba dan kini ditempatkan di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Advertisement

“Tiga unit pesawat tempur Rafale telah tiba di Indonesia dan saat ini berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. Secara administratif dan teknis, pesawat tersebut telah diserahterimakan dan sudah dapat digunakan oleh TNI AU,” ujar Rico Sirait dalam keterangan resminya, Selasa (27/1/2026).

Kedatangan tiga unit ini merupakan bagian dari gelombang pertama dari total 42 unit Rafale yang dipesan oleh Indonesia. Rico Sirait belum merinci jadwal kedatangan gelombang pesawat berikutnya.

Penguatan Alutsista TNI AU

Dengan kehadiran pesawat tempur Rafale, Rico Sirait meyakini bahwa Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) akan semakin kuat dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia. Kementerian Pertahanan tercatat telah memesan total 42 jet tempur Rafale dari Dassault Aviation Prancis, menyusul efektifnya kontrak pembelian tahap ketiga untuk 18 unit terakhir.

Advertisement