Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah melakukan pembongkaran tiang-tiang monorel yang mangkrak di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Proses pembongkaran ini merupakan bagian dari penataan kawasan yang menelan anggaran sekitar Rp 102 miliar.
Penampakan Tiang yang Telah Dibongkar
Pantauan di lokasi pada Kamis (15/1/2025) menunjukkan bahwa satu tiang monorel telah berhasil dibongkar. Bekas tiang yang telah dipotong tidak lagi terlihat menjulang. Area tersebut kini dikelilingi oleh papan proyek berwarna putih dengan logo Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sementara bagian bekas beton ditutupi lakban kuning-hitam.
Sementara itu, tiang-tiang monorel lainnya yang belum dibongkar masih berdiri dengan besi menjulang yang dipasangi garis hitam-kuning sebagai penanda.
Anggaran dan Cakupan Penataan Kawasan
Anggaran sebesar Rp 102 miliar dialokasikan tidak hanya untuk pembongkaran tiang monorel, tetapi juga untuk penataan pedestrian dan kawasan Jalan HR Rasuna Said secara menyeluruh. Penataan ini mencakup badan jalan, trotoar, drainase, hingga area taman.
Skema Pembongkaran Malam Hari
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa pembongkaran tiang monorel mangkrak dilakukan pada malam hari, dimulai pukul 23.00 hingga 05.00 WIB. Skema ini dipilih untuk meminimalkan dampak terhadap arus lalu lintas di salah satu jalan utama Jakarta.
“Karena kepadatan lalu lintas di Jakarta itu bahkan sampai jam 22.00 malam, window time-nya kami tetapkan dari jam 23.00 sampai dengan pukul 05.00,” kata Syafrin di lokasi pembongkaran tiang monorel Rasuna Said, Rabu (14/1/2026).
Syafrin menambahkan bahwa pemotongan tiang dilakukan dengan skema satu tiang satu malam. Selama pekerjaan berlangsung, tidak ada penutupan jalan total, hanya penutupan lajur lambat secara bertahap di titik pekerjaan.






