Berita

Tawuran Pecah Lagi di Kolong Manggarai, Polisi Bubarkan Dua Hari Berturut-turut

Advertisement

Jakarta – Awal tahun 2026 diwarnai kembali pecahnya tawuran antarwarga di underpass Manggarai, Jakarta Selatan. Insiden serupa terjadi dua hari berturut-turut, pada Kamis (1/1) dan Jumat (2/1).

Tawuran Kamis, 1 Januari 2026

Tawuran pertama di tahun 2026 terjadi menjelang magrib. Sekitar 20 orang dari Gang Tuyul RW 04 terlibat bentrokan dengan warga Magasen RW 12 Kelurahan Manggarai. Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan mengungkapkan, keributan bermula dari suara ledakan petasan.

“Tidak lama kemudian, warga RW 04 dan RW 012, tiba-tiba kedua kelompok kurang lebih 20 orang saling menyerang, melempar batu, dan petasan di terowongan Manggarai,” kata Iwan kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).

Tim gabungan dari Polsek Tebet dan Polres Metro Jakarta Selatan segera mendatangi lokasi. Dalam waktu sepuluh menit, kedua kelompok berhasil dipisahkan.

“Piket fungsi dan Presisi Polres dapat mendorong mundur kedua belah pihak dan mengimbau warga untuk kembali ke rumahnya masing-masing. Pukul 18.20 WIB, tawuran dapat dibubarkan, situasi aman dan kondusif,” terang Iwan. Personel Polsek Tebet kemudian melakukan patroli di wilayah RW 04 dan RW 012. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini.

Tawuran Jumat, 2 Januari 2026

Sehari berselang, tawuran kembali pecah di lokasi yang sama sekitar pukul 15.00 WIB. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly memastikan situasi telah aman setelah aparat keamanan berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Sudah aman itu. Aparat keamanan sudah berada di TKP,” ujar Nicolas, Jumat (2/1).

Menurut Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih, tawuran dipicu suara petasan dari Jalan Dr. Saharjo atau terowongan Kelurahan Manggarai, yang kemudian disusul aksi saling serang antarwarga RW 04 dan RW 12.

“Awal mula kejadian terdengar suara petasan dari Jalan Dr. Saharjo atau terowongan Kelurahan Manggarai. Tidak lama kemudian warga RW 04 dan Rw 012 saling menyerang melempar batu dan petasan di terowongan Manggarai,” jelas Murodih.

Anggota kepolisian yang dipimpin Kabagops Polres Metro Jaksel AKBP Hadi Susanto dan Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan tiba di lokasi dan berhasil membubarkan tawuran yang berlangsung lebih dari satu jam. Situasi dipastikan aman dan kondusif pada pukul 16.10 WIB. Polisi kembali melakukan patroli dan menjaga ketat area tersebut. Tidak ada korban dalam insiden ini.

Advertisement

Upaya Pencegahan Tawuran

Tawuran di underpass Manggarai bukan kali ini saja terjadi. Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan, termasuk pendirian posko pantau dan kegiatan ‘Manggarai Bersholawat’.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, saat meresmikan ‘Manggarai Bersholawat’ pada Jumat (23/5/2025), menyatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menyalurkan energi positif pemuda dan mencari akar permasalahan tawuran.

“Jadi penyelesaiannya bukan sekadar hanya bershalawat tetapi akar masalah yang sebenarnya yang harus dicari. (Manggarai Bershalawat) sebagai upaya bersilaturahmi, supaya mereka mau bertemu,” ungkap Pramono.

Ia juga berjanji memprioritaskan warga Manggarai untuk rekrutmen petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan mengintensifkan partisipasi warga dalam job fair.

Riwayat Tawuran di Manggarai

Tawuran terakhir pada tahun 2025 terjadi pada Kamis (14/8/2025), yang melibatkan warga RW 04 dan RW 12. Dalam insiden tersebut, pelaku tawuran bahkan sempat menyerang polisi yang mencoba meredam situasi.

Wakapolsek Tebet AKP Riyar Juniyarta dilaporkan diserang oleh warga RW 12 saat mencoba menenangkan warga RW 04. Sekitar 60 orang diduga terlibat dalam tawuran yang sempat mengganggu lalu lintas tersebut.

“Para warga RW 04 Kelurahan Manggarai sudah keluar dari permukiman dengan membawa sajam dan petasan untuk menyerang balik warga RW 012. Dan tidak lama kemudian, warga RW 04 dan RW 012 saling menyerang menggunakan sajam, batu, dan petasan di terowongan Manggarai,” jelas Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak, Jumat (15/8/2025).

Tawuran di kolong Manggarai memang kerap terjadi, membuat warga sekitar resah.

Advertisement