Berita

Tambang Emas Bogor: 11 Tewas, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab dan Kendala Evakuasi

Advertisement

Bogor – Jumlah korban tewas akibat insiden di lubang tambang emas di Nanggung, Bogor, Jawa Barat, terus bertambah. Hingga Kamis (22/1/2026), total korban jiwa mencapai 11 orang.

Evakuasi dan Penyelamatan Korban

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menyatakan bahwa tim gabungan telah berhasil menyelamatkan sekitar 11 orang dari lokasi kejadian. “Sudah kita selamatkan itu kurang lebih 11 orang. Dari semuanya itu, sudah diserahkan atau sudah kembali kepada keluarganya untuk selanjutnya dilakukan pemakaman,” ujar Irjen Rudi Setiawan pada Kamis (22/1/2026).

Pihak kepolisian bersama pemerintah daerah telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi tambang. Upaya evakuasi telah dilakukan secara intensif sejak pertama kali menerima laporan adanya korban hilang. “Saya melihat langsung bagaimana teman-teman sudah mendirikan posko-posko pengaduan, posko operasi penyelamatan, ini yang kami utamakan dalam peristiwa ini,” tambah Irjen Rudi Setiawan, mengapresiasi kerja tim di lapangan.

Penyebab Insiden Masih Diusut

Meskipun korban jiwa terus bertambah, penyebab pasti insiden di tambang emas tersebut masih dalam proses penyelidikan. Irjen Rudi Setiawan menyebutkan bahwa berdasarkan informasi awal, kandungan karbon monoksida (CO) di dalam tambang dilaporkan masih berada di ambang batas aman. “Penyebabnya, situasi di dalam yang dapat diinformasikan kepada saya, bahwa masih ada asap yang mengandung CO dan itu masih di ambang batas aman,” jelasnya.

Advertisement

Sebelumnya, tim SAR telah berhasil mengevakuasi lima korban tewas dari lokasi yang sama sejak Minggu (18/1/2026). Pembentukan posko orang hilang juga telah dilakukan untuk mempermudah pelaporan dan pencarian.

Kendala Evakuasi

Proses evakuasi sempat mengalami kendala signifikan akibat kepulan asap yang berasal dari dalam lubang tambang. Hingga kini, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi pemicu munculnya asap tersebut, yang turut mempersulit upaya penyelamatan para korban.

Advertisement