Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung progres pembangunan Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan pada Jumat (13/2/2026). Ia didampingi oleh Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Fajar Sauri, serta Kepala Dinas Sumber Daya Air, Ika Agustin. Proyek yang ditargetkan rampung dan diresmikan pada Maret mendatang ini telah mencapai 92% penyelesaian.
Fasilitas Olahraga Unggulan
Salah satu daya tarik utama taman seluas 5,6 hektare ini adalah fasilitas lapangan padel yang akan disediakan secara gratis bagi masyarakat. Selain itu, taman ini juga akan dilengkapi dengan area playground dan lapangan multifungsi yang dapat digunakan untuk olahraga bulutangkis dan basket.
“Yang sekarang sudah selesai progresnya sampai hari ini 92%. Saya mengharapkan selambat-lambatnya bulan Maret ini taman ini bisa diresmikan,” ujar Pramono Anung.
Ia menambahkan, “Ada padel. Sesuai dulu yang saya sampaikan, nantinya siapa saja yang mau bermain padel di sini tetap gratis.”
Infrastruktur Pendukung dan Pengendalian Banjir
Taman Bendera Pusaka akan memiliki jogging track sepanjang 1,2 kilometer dan sistem pencahayaan khusus, mengingat taman ini akan dibuka 24 jam. Meskipun progres pembangunan sudah sangat tinggi, masih ada beberapa pekerjaan yang dikebut, termasuk pembangunan terowongan penghubung antar-area yang melintasi bawah Jalan Kiai Maja, serta tahap penyelesaian akhir beberapa fasilitas.
“Misalnya terowongan dari Taman Langsat ke Leuser terowongan. Karena memang kan di atasnya ada Jalan Kiai Maja. Jadi itu yang belum selesai dan finalisasi atau finishing touch terhadap beberapa bagian. Tetapi saya yakin sebenarnya akhir bulan Februari ini pasti sudah selesai,” ungkap Pramono.
Selain sebagai ruang terbuka hijau, kawasan taman ini juga dilengkapi dengan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan kolam tampungan. Fungsi ganda ini diharapkan dapat membantu pengendalian banjir di wilayah sekitarnya, terutama saat curah hujan tinggi.






