Berita

Stasiun Cikini-Jayakarta Berhias Warna-warni Ceria, Tingkatkan Mood Penumpang KRL

Advertisement

Perjalanan menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) kini menawarkan pengalaman visual yang berbeda. Sejak melintasi Stasiun Cikini hingga Jayakarta, penumpang disambut oleh sentuhan warna-warni cerah yang tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga berpotensi meningkatkan suasana hati para komuter harian.

Interior Stasiun yang Penuh Warna

Perubahan estetika ini diwujudkan melalui interior masing-masing stasiun yang kini dihiasi palet warna yang beragam. Stasiun Cikini mengusung nuansa cokelat, diikuti oleh Stasiun Gondangdia dengan sentuhan kuning ceria. Stasiun Juanda tampil segar dengan biru langit, sementara Sawah Besar mengadopsi ungu muda. Nuansa oranye yang energik mendominasi Stasiun Mangga Besar, dan Stasiun Jayakarta menutup rangkaian ini dengan warna pink fanta yang menarik perhatian.

Efek Positif Warna pada Penumpang

Deretan stasiun yang penuh warna ini tidak hanya sedap dipandang, tetapi juga memberikan efek psikologis positif bagi para penumpang. Feby (18), seorang penumpang KRL, mengungkapkan bahwa warna-warni cerah tersebut secara signifikan memperbaiki suasana hatinya.

“Mood lebih bagus sih, aku tipe orang yang kalo ngeliat warna lebih cerah jadi kaya ‘ih warnanya bagus’ jadi pemandangannya jadi enak dilihat gitu,” ujar Feby saat ditemui di Stasiun Gondangdia, Kamis (15/1/2026).

Feby mengaku tertarik untuk mengabadikan momen di Stasiun Juanda berkat warna birunya yang lembut. Namun, ia menyayangkan tekstur dinding yang dinilainya mirip dengan lantai kamar mandi.

“Tertarik sih, kaya Juanda. Aku suka banget sama warna biru kan. Jadi Juanda birunya kan nggak kaya biru yang tua banget kan. Dia masih biru laut. Cuma yang mengganggu tuh kaya temboknya kenapa kaya tembok lantai kamar mandi? Itu yang bikin kaya ini tuh harus diganti,” keluhnya.

Advertisement

Senada dengan Feby, pengguna KRL lainnya, Rudi (24), berpendapat bahwa penggunaan warna-warna cerah dapat membangkitkan kebahagiaan para pengguna KRL.

“Pasti banget, apalagi yang mungkin kehidupannya stress nggak ngelihat yang berwarna-berwarna. Jadi ngelihat stasiun itu berwarna jadi lebih happy lah ya, daripada nggak berwarna,” tutur Rudi.

Rudi, yang mengidentifikasi diri sebagai Gen Z, menyatakan kenyamanannya dengan desain baru ini. “Kebetulan aku Gen Z banget nih, kalo aku pribadi aku enjoy aja sih, suka pastinya, nggak masalah,” tambahnya.

Warna sebagai Identitas Stasiun

Lebih lanjut, Rudi menilai bahwa sentuhan warna-warni ini dapat menjadi identitas unik bagi setiap stasiun. Ia mendukung gagasan untuk memberikan karakteristik khas pada setiap stasiun sebagai penanda bagi para penumpang.

“Aku warna-warni nggak masalah. Betul yang dibilang tadi itu bisa jadi pengingat kita juga per stasiun. Mungkin pas di stasiun kita kurang kedengeran ya kalo misalnya udah di stasiun mana. Tapi mungkin dengan ngeliat warna kita tahu kita udah di stasiun mana kalo kita emang paham warna-warnanya apa aja per stasiun,” jelasnya.

Advertisement