Jakarta – Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia pada tahun 2025 mencatat skor 34, menempatkan negara ini setara dengan Nepal. Penurunan peringkat ini menjadi sorotan tajam, mengingat tahun sebelumnya Indonesia berada di posisi 99.
Penurunan Peringkat dan Perbandingan dengan Nepal
Manajer Program Transparancy International Indonesia (TII), Ferdian Yazid, mengungkapkan kekhawatirannya. “Yang menarik ada satu negara yang memiliki skor yang sama dengan Indonesia yaitu Nepal yang kita juga tahu sendiri Nepal tahun lalu juga ada mengalami demonstrasi politik yang sangat kuat, bahkan disebabkan praktik korupsi yang mengakar tumbuh di sektor publik,” ujar Ferdian kepada wartawan, Selasa (10/2/2026).
Dengan skor 34, Indonesia kini menduduki peringkat 109 dunia, merosot dari peringkat 99 pada tahun sebelumnya. Ferdian menjelaskan bahwa skor IPK ditentukan oleh sembilan sumber data, dan dua di antaranya mengalami penurunan signifikan.
Penurunan Signifikan pada Kategori IMD World Competitiveness
Kategori pertama yang mengalami penurunan adalah IMD World Competitiveness. Kategori ini mengukur persepsi pebisnis mengenai keberadaan suap dan korupsi di Indonesia. Pada tahun 2025, skor IPK Indonesia di kategori ini anjlok ke angka 26, turun 19 poin dari angka 45 pada tahun 2024.
“Para responden dari pebisnis ini banyak menjawab korupsi itu semakin banyak di Indonesia tahun 2025,” jelas Ferdian, mengutip hasil survei.
Efektivitas Pencegahan dan Penegakan Hukum Dipertanyakan
Kategori kedua yang juga mengalami penurunan adalah Bertelsmann Foundation Transform Index. Kategori ini mengevaluasi efektivitas pencegahan dan penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi, dengan responden para pakar.
Pada tahun 2025, Indonesia meraih skor 39 di kategori ini, turun sembilan poin dari tahun sebelumnya. “Ini menunjukkan persepsi pakar yang menjadi responden Indonesia ini sistem (pencegahan korupsi dan penegakan hukum) Indonesia masih tidak efektif,” tutur Ferdian.
Posisi Indonesia di Kawasan ASEAN dan Afrika
Skor IPK Indonesia yang sama dengan Nepal juga menempatkannya sejajar dengan beberapa negara Afrika seperti Aljazair, Malawi, dan Sierra Leone. Di kawasan ASEAN, Indonesia berada di posisi yang sama dengan Laos, namun tertinggal jauh dibandingkan Singapura yang meraih skor 84.
“Berikut skor CPI negara lain yang yang memiliki skor yang sama. Jadi ada beberapa negara Afrika misalnya Aljazair, Malawi, Sierra Leone. Indonesia juga memiliki skor yang sama dengan negara tetangga Asean, Laos,” kata Ferdian.






