Berita7 — PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (7/7/2026). Perusahaan menyatakan dana hasil penawaran umum akan digunakan untuk memperkuat struktur keuangan dan mendukung ekspansi layanan kesehatan.
Direktur Utama Johan A. M. M. Hutauruk mengatakan salah satu fokus utama pasca-IPO adalah pembangunan JEC BALI Sanur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali, yang dirancang sebagai klinik mata berstandar global untuk mendukung kegiatan medical tourism.
Rincian IPO Dan Pemanfaatan Dana
Dalam penawaran saham perdana, JECX melepas 487.983.500 saham atau setara 15% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Komposisinya terdiri atas 325.322.300 saham baru (10%) dan 162.661.200 saham divestasi milik Waldensius Girsang (5%).
Dari aksi korporasi tersebut, perusahaan menghimpun total dana sebesar Rp 609,98 miliar, di mana sekitar Rp 406,65 miliar berasal dari penerbitan saham baru dan Rp 203,33 miliar dari penjualan saham divestasi. Harga penawaran ditetapkan Rp 1.250 per saham.
Target Pengembangan Layanan
Johan menjelaskan pembangunan JEC BALI Sanur akan mengadopsi konsep Blue Hospital dan disiapkan untuk menangkap peluang pertumbuhan layanan kesehatan mata bagi pasien domestik maupun mancanegara. “Pembangunan JEC BALI Sanur di KEK Sanur, Bali diharapkan dapat menjaring pasien dalam negeri hingga mancanegara,” ujarnya.
Selain pendirian klinik mata, perseroan menyebut dana IPO juga akan dipakai untuk pelunasan sebagian pinjaman perbankan, mendukung pengembangan entitas anak, serta memenuhi kebutuhan modal kerja.
Pergerakan Saham Saat Pencatatan
Pada perdagangan perdana, saham JECX dibuka naik 24,8% ke level Rp 1.560 dari harga penawaran Rp 1.250 per saham. Kenaikan itu membuat saham JECX menyentuh batas auto rejection atas (ARA) segera setelah perdagangan dimulai.
Hingga pukul 13.43 WIB pada hari yang sama, saham JECX tetap menguat dengan volume perdagangan tercatat mencapai 4,12 ribu lot dan nilai transaksi Rp 642,41 juta. Frekuensi perdagangan dilaporkan sebanyak 17.035 kali.
Ikuti Berita7

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.