Berita

Senapan Angin Rakitan Ayah Tiri Meletus, Kepala Bocah 6 Tahun di Sukabumi Kritis

Advertisement

Sukabumi, Jawa Barat – Seorang bocah perempuan berinisial SH (6) dilaporkan dalam kondisi kritis setelah mengalami luka tembak di kepala akibat senapan angin yang sedang dibersihkan oleh ayah tirinya, S (35), di Sukabumi, Jawa Barat. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (7/2/2026).

Penampakan Senapan Angin

Senapan angin yang digunakan dalam insiden tersebut merupakan rakitan jenis PCP (Pre-Charged Pneumatic) dengan kaliber 4,5 milimeter. Senjata ini memiliki ciri khas popor kayu berwarna cokelat tua dengan serat yang terlihat jelas. Tabung udara bertekanan tinggi berwarna hitam terpasang sejajar dengan larasnya. Di bagian atas badan senjata terpasang teropong bidik (scope), dan laras panjangnya berakhir pada ujung moncong yang gelap.

Secara visual, senapan angin ini tergolong senjata bertekanan tinggi yang umumnya digunakan untuk kegiatan berburu atau olahraga menembak. Spesifikasinya jauh berbeda dari senapan angin biasa, menunjukkan potensi daya tembak yang kuat dan berisiko menimbulkan luka fatal jika tidak ditangani dengan prosedur keamanan yang ketat.

Kronologi Kejadian

Kapolsek Kadudampit, Ipda Suhendar, menjelaskan bahwa S tidak menyadari masih ada peluru yang tersisa di dalam laras senapan saat membersihkannya. Tiba-tiba, senapan tersebut meletus dan mengenai kepala korban.

Advertisement

“Senapan angin itu sedang dibersihkan dan diperbaiki oleh ayah sambung korban inisial S (35). Yang bersangkutan tidak mengetahui masih ada peluru di dalam laras, kemudian senjata meletus,” ujar Suhendar kepada wartawan.

Saat ini, korban SH masih menjalani perawatan intensif karena kondisinya yang kritis akibat luka tembak tersebut.

Advertisement