Berita

SBY Sebut AHY Matahari Partai Demokrat, Dede Yusuf Jelaskan Maknanya

Advertisement

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan bahwa hanya ada satu matahari di Partai Demokrat, yakni Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pernyataan ini disampaikan SBY dalam sebuah acara internal partai pada Senin (12/1/2026) malam. Waketum PD Dede Yusuf kemudian memberikan penjelasan mengenai makna di balik ucapan SBY tersebut.

Penjelasan Dede Yusuf Soal ‘Matahari’ Partai

Dede Yusuf menjelaskan bahwa meskipun SBY tidak lagi aktif dalam kepengurusan harian partai, ia tetap berperan sebagai mentor. Menurutnya, semua keputusan strategis partai berada di tangan Ketua Umum AHY. “Artinya segala keputusan adalah di tangan Ketua Umum. Jadi apapun keputusan Ketua Umum, itulah yang akan kita ikuti. Jadi konteksnya sih itu matahari kembar, maksudnya adalah agar kita berbicaranya tetap satu komando, satu komandonya ketua umum,” ujar Dede Yusuf di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).

Sikap Demokrat Terhadap Wacana Pilkada Lewat DPRD

Dalam kesempatan yang sama, Dede Yusuf juga menyinggung wacana Pilkada melalui DPRD yang kembali mengemuka. Ia menyatakan bahwa Partai Demokrat pada prinsipnya akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto. “Pokoknya pada prinsipnya saat ini kita ikut dengan rencana presiden karena kita melihat bahwa proses ini masih panjang. Ada beberapa hal yang harus kita selesaikan, yaitu masalah rehabilitasi terhadap bencana di Sumatera yang Mendagri sudah ditunjuk sebagai kepala ketua Satgasnya,” jelas Wakil Ketua Komisi II DPR ini.

Terkait sikap SBY terhadap sistem Pilkada tersebut, Dede Yusuf menyebut bahwa SBY ingin memprioritaskan penanganan pascabencana di sejumlah daerah yang terdampak. “Jadi oleh karena itu saat ini Pak SBY juga mengatakan kita fokus pembenahan ini dulu. Urusan pilihan masih 2031. Jadi kita fokus pembenahan masalah bencana Sumatera,” ungkapnya.

Advertisement

Lebih lanjut, Dede Yusuf menegaskan bahwa SBY telah menyerahkan sepenuhnya urusan kebijakan partai terkait Pilkada kepada Ketua Umum AHY. Ia menekankan bahwa AHY memiliki kewenangan tertinggi dalam pengambilan keputusan di Partai Demokrat. “Ya sudah diserahkan kepada ketua umum kami, Mas AHY untuk melakukan keputusan terkait dengan katakan lah kebijakan-kebijakan Partai Demokrat. Termasuk (soal Pilkada),” tuturnya.

Pernyataan Lengkap SBY

Sebelumnya, SBY dalam pidatonya pada Senin (12/1/2026) malam, menegaskan posisi AHY sebagai pemimpin tertinggi di Partai Demokrat. Ia menyatakan bahwa dirinya kini lebih berperan sebagai mentor senior. “Seharusnya yang menyampaikan sambutan utama adalah pemimpin Partai Demokrat, Bung Agus Harimurti Yudhoyono. Beliau pemimpin partai. Saya boleh dikatakan seorang mentor senior. Mataharinya hanya satu di Partai Demokrat, Mas AHY,” ujar SBY.

Advertisement