Berita

Satu Tahun Pimpin Jakarta, Pramono Ungkap Transjabodetabek dan JPO JIS Jadi Pencapaian Kunci

Advertisement

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merinci sejumlah pencapaian selama satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Rano Karno. Salah satu sorotan utama adalah pengembangan layanan Transjabodetabek dan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan Jakarta International Stadium (JIS) dengan Ancol.

Pernyataan ini disampaikan Pramono dalam acara ‘Satu Tahun Membangun Jakarta dari Bawah’ yang digelar di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan, pada Jumat (20/2/2026). Ia menekankan bahwa pembukaan rute Transjabodetabek bertujuan untuk mempermudah aksesibilitas warga Jabodetabek dan berkontribusi dalam mengurangi kemacetan.

Perluasan Jaringan Transjabodetabek

Pramono memaparkan rute-rute awal Transjabodetabek yang telah dibuka, meliputi rute dari Alam Sutera, PIK 2, Bogor, Bekasi, Cengkareng, hingga Sawangan Depok yang semuanya terhubung ke pusat kota seperti Blok M dan Dukuh Atas.

Lebih lanjut, ia mengumumkan rencana segera dibukanya rute baru Transjakarta dari Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta. “Sebentar lagi akan kami buka dari Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta. Tarifnya tetap Rp 3.500. Padahal kalau naik DAMRI kurang lebih Rp 60 ribu. Naik taksi pasti di atas Rp 100 ribu,” ungkap Pramono.

Ia menambahkan, kebijakan tarif terjangkau ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan mobilitas warga Jakarta, sembari tetap mempertahankan program gratis bagi 15 golongan masyarakat.

Peningkatan Infrastruktur Transportasi

Dalam kesempatan yang sama, Pramono Anung juga menyoroti posisi Jakarta dalam peta infrastruktur transportasi global. “Yang berikutnya adalah Jakarta sekarang ini menjadi kota yang menempati infrastruktur transportasinya nomor 17 di dunia. Di ASEAN kita hanya kalah dari Singapura, yang lainnya sekarang kita sudah menang,” jelasnya.

Advertisement

Selain itu, Pemprov DKI juga telah membangun pelican crossing di Cikini. Dinas Bina Marga juga dilaporkan tengah menyelesaikan pencabutan monorel di Jalan Rasuna Said. “Dan ini sudah hampir selesai, sekarang monorelnya sudah selesai. Mudah-mudahan sebelum tanggal 22 Juni tahun ini, Jakarta untuk ini kuningan kurang lebih nanti hampir sama dengan Sudirman Thamrin. Ada pedestrian, ada tempat untuk selokan dan taman yang lebih baik,” ucapnya.

JPO JIS-Ancol untuk Kemudahan Akses

Pembangunan JPO yang menghubungkan JIS dengan Ancol menjadi salah satu pencapaian yang diungkapkan Pramono. Ia menjelaskan bahwa JPO ini dirancang untuk memberikan alternatif parkir bagi pengunjung yang datang ke JIS, terutama saat menonton pertandingan Persija.

“Yang berikutnya yang kami lakukan adalah pembangunan JPO yang menghubungkan JIS dengan Ancol. Jadi saudara-saudara sekalian nanti kalau ke JIS nonton Persija seperti malam hari ini, nggak perlu kemudian parkirnya itu di JIS,” tuturnya.

Pramono menambahkan, dengan adanya JPO ini, pengunjung dapat memarkirkan kendaraan di Ancol dan berjalan kaki sekitar 350 meter menuju JIS. “Parkirnya nanti bisa di Ancol jalan kaki kurang lebih maksimum 350 meter dan tidak mengalami kemacetan, akan lebih mudah lebih baik. Maka dengan begitu saya yakin mudah-mudahan dengan JIS menjadi lebih baik, lebih mudah transportasinya, Persija juga kasih kado dong buat kita juara,” tutupnya.

Advertisement