JAKARTA – Kawasan trotoar di Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, menjadi sorotan setelah viral di media sosial karena dipenuhi oleh parkir sepeda motor. Kondisi ini sangat menyulitkan pejalan kaki, terutama bagi penyandang disabilitas tunanetra yang haknya terhalang.
Teguran dan Imbauan Langsung
Menindaklanjuti laporan warga, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kecamatan Cilandak segera turun ke lokasi pada Senin (2/2/2026). Petugas mendapati sejumlah sepeda motor milik karyawan dan pengunjung usaha di sekitar area tersebut diparkir sembarangan di atas trotoar.
“Hasilnya, pemilik usaha telah diberikan imbauan dan peringatan agar tidak lagi memarkirkan kendaraan karyawan di atas trotoar karena trotoar bukan ruang parkir, tapi hak pejalan kaki,” demikian bunyi unggahan akun resmi @satpolpp.dki di media sosial.
Satpol PP menekankan pentingnya menjaga ruang publik yang ramah bagi semua. “Kota yang ramah dimulai dari ruang kecil yang kita jaga bersama. Hormati guiding block, jangan ditutup dan jangan dihalangi,” tegas mereka.
Respons Cepat Dishub DKI
Sebelumnya, pada hari yang sama, sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang penyandang tunanetra kesulitan berjalan di trotoar yang terhalang oleh parkir sepeda motor. Menanggapi hal ini, jajaran Dishub DKI Jakarta menyatakan komitmennya untuk melakukan penertiban di lokasi tersebut.
“Kami akan memberikan perhatian terhadap lokasi tersebut,” ujar perwakilan Dishub DKI kepada detikcom, Senin (2/2).
Dishub DKI Jakarta akan mengerahkan petugas untuk mengamankan lokasi dari praktik parkir liar. Penertiban ini direncanakan akan dilakukan secara rutin dengan melibatkan berbagai instansi terkait.
“Petugas kami akan melakukan penertiban parkir liar di lokasi tersebut. Penjagaan dilakukan secara rutin berkolaborasi dengan Satpol PP dan instansi terkait,” jelasnya.
Pihak Dishub menambahkan bahwa penanganan parkir liar memerlukan upaya berkelanjutan, meliputi penjagaan, pembenahan, hingga penertiban rutin. Kolaborasi dengan TNI dan Polri juga akan dilakukan untuk memastikan ketertiban dan keamanan di area tersebut.






