Jakarta – Petugas gabungan dari Satgas Saber Pangan Polres Metro Jakarta Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional Pos Pengumben, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis (19/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memantau harga dan ketersediaan 14 bahan pokok menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Temuan Kenaikan Harga Signifikan
Sidak yang dipimpin oleh Kanit Krimsus Polres Metro Jakarta Barat AKP Edi Budi Wibowo bersama Kasubnit Ekonomi Ipda Muhammad Nico Saputra ini melibatkan unsur dari Polda Metro Jaya, Sudin KPKP, Sudin PPKUKM, dan Perum Bulog. Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan adanya sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan, bahkan melampaui batas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pemerintah (HAP).
“Dari hasil pengecekan di lapangan, tim menemukan beberapa komoditas mengalami kenaikan harga cukup signifikan dan berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP),” ujar AKP Edi Budi Wibowo.
Komoditas yang Naik dan Stabil
Beberapa komoditas yang terpantau mengalami kenaikan antara lain:
- Cabai rawit merah: dijual di kisaran Rp 80.000 – Rp 120.000 per kilogram.
- Daging ayam negeri: Rp 45.000 – Rp 50.000 per kilogram.
- Minyakita: sulit ditemukan di lapak pedagang, namun terpantau dijual Rp 16.000 – Rp 18.500 per liter.
Selain itu, komoditas lain seperti bawang merah, bawang putih, cabai keriting merah, telur, gula, kedelai, dan cabai merah besar juga dilaporkan mengalami kenaikan harga, dengan beberapa di antaranya sudah melampaui HET dan HAP.
Sementara itu, AKP Edi Budi Wibowo menambahkan bahwa bahan pokok yang harganya masih relatif stabil dan sesuai ketentuan meliputi beras medium, beras premium, serta daging sapi.
Langkah Preventif dan Pengawasan Rutin
AKP Edi Budi Wibowo menegaskan bahwa kegiatan sidak ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok menjelang bulan puasa. “Pihaknya akan terus melakukan pengawasan rutin guna mengantisipasi adanya praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan pemantauan berlangsung kondusif. Turut hadir dalam sidak tersebut antara lain AKP I Dewa Gede Ady Sugiharta, AKP Gerhana Evriliansyah, Kasudin KPKP Jakbar Novy Christine Palit, Kepala Pasar Pos Pengumben Muklis, Fitri Widya dari Sudin KPKP Provinsi, Hermansyah dari Sudin PPKUKM, serta Arif Pujilaksono dari Perum Bulog.





