Berita

Satgas Pangan Polda Metro Ingatkan Pedagang Pasar Koja Baru Jual Bapok Sesuai HET

Advertisement

Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Metro Jaya melakukan pemantauan harga bahan pokok (bapok) di Pasar Koja Baru, Jakarta Utara, pada Kamis (19/2/2026). Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan menjelang Idul Fitri.

Pemantauan dan Penegakan Aturan

Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Ardila Amry, menegaskan pentingnya pemantauan rutin terhadap harga bahan pokok. “Selain langkah preemtif, kami juga ada upaya ataupun langkah preventif. Preventif di sini yang kami lakukan yaitu dengan terus memantau setiap harinya,” ujar Ardila kepada wartawan di lokasi.

Dalam kegiatan ini, Dinas Perdagangan turut serta memberikan teguran administrasi kepada para pedagang yang kedapatan menjual komoditas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Pemerintah (HAP). “Selain itu, juga ada teguran secara administrasi yang dilakukan oleh rekan-rekan kami dari Dinas Perdagangan kepada para pedagang yang tidak menjual komoditi tersebut sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) ataupun harga acuan pemerintah (HAP),” bebernya.

Ardila menambahkan, pedagang yang terus melanggar aturan setelah diberikan peringatan akan direkomendasikan untuk pencabutan izin usaha. “Bagi mereka yang masih melanggar setelah diberikan peringatan, maka itu nantinya akan diberikan rekomendasi kepada dinas terkait untuk dicabut izin usahanya,” jelasnya.

Menyikapi temuan adanya pedagang yang belum memiliki izin usaha, tim gabungan juga akan melakukan intervensi terkait perpanjangan lapak kontrak. “Namun ada beberapa dari rekan-rekan pedagang ini yang belum mempunyai juga izin usaha. Maka dari itu di dalam tim ini juga hadir juga bersama akan melakukan intervensi dalam hal kaitannya perpanjangan lapak ya mungkin ya Bu, seperti itu ya. Perpanjangan lapak kontrak bagi para pedagang yang tidak mematuhi aturan dari pemerintah,” tambahnya.

Advertisement

Jaminan Ketersediaan Pangan Menjelang Idul Fitri

Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Bapanas, Budi Waryanto, menyatakan bahwa sidak ini merupakan bagian dari upaya memastikan ketersediaan bahan pangan pokok bagi masyarakat hingga Idul Fitri. “Nah, kami akan menyampaikan bahwa ini satu gerak bagaimana masyarakat sampai dengan lebaran kemarin kita sudah ya di Nataru itu mendapat jaminan ketersediaan bahan pangan pokok. Itu yang penting. Tadi kita kan sudah tahu semua kira-kira ini stoknya dari mana, sampai Lebaran aman tidak gitu,” ucapnya.

Budi juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga, terutama untuk komoditas seperti beras dan minyak goreng yang memiliki HET. “Kemudian yang kedua tentunya harga, karena harganya masing-masing diatur sedemikian melalui kebijakan pemerintah. Misalnya kalau beras sama tadi minyak goreng itu ada HET-nya. Misalnya minyak goreng tadi yang MinyakKita, ini nanti ada teman kita dari Bulog akan bisa menyampaikan itu tidak boleh melebihi HET. Dan alhamdulillah selama tiga hari kemarin menjelang puasa itu tadi saya tanya cukup banyak,” tutupnya.

Kegiatan pemantauan serupa juga akan dilakukan di wilayah Tangerang dan kota lainnya untuk menjamin pasokan pangan yang stabil.

Advertisement