Berita7 — JAKARTA – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan XI Jawa Timur, Said Abdullah, menyalurkan dana resesnya untuk membantu renovasi rumah tidak layak huni di Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Madura. Program ini ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan tujuan meningkatkan kualitas hunian.
Bantuan biaya perbaikan rumah tersebut dialokasikan untuk warga dari 19 dusun di lima desa, meliputi Dusun Onggan Padike, Jate Laok, Tanjung Alang, Jate Daya, Lembana, Galise Daya, Galise Laok, Sakola’an, Masjid, Baru, Gedungan, Guntong, Pesisir, Jeruk Porot, Sarotak, Ellong, Andun, Jamaleng, dan Sarotak.
Said Abdullah menjelaskan bahwa penyaluran dana reses ini merupakan bentuk pelaporan dan pertanggungjawaban publiknya sebagai anggota DPR. Ia menekankan bahwa pangan, sandang, dan papan (rumah) adalah kebutuhan dasar yang menjadi indikator kesejahteraan masyarakat.
“Salah satu kebutuhan penting itu adalah rumah sebagai tempat tinggal, tempat setiap keluarga menorehkan sejarah dan mengukir harapan. Sayangnya, tidak semua rumah tangga bisa mendambakan, sementara yang sudah memiliki rumah sebagiannya harus menerima keadaan rumahnya tidak layak huni. Semuanya terjadi karena keterbatasan ekonomi,” papar Said.
Ia menambahkan bahwa secara nasional, backlog perumahan mencapai 15 juta unit, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan rumah. Selain itu, data rumah tidak layak huni secara nasional mencapai 43,3 juta rumah tangga.
Said memaparkan bahwa di Madura sendiri, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rumah layak huni hanya mencapai 71 persen. Hal ini berarti 29 persen rumah warga Madura tidak layak huni, angka yang jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata Jawa Timur yang mencapai 80 persen rumah layak huni.
Menanggapi kondisi tersebut, Said mengalokasikan dana resesnya untuk membantu renovasi rumah warga di Kabupaten Sumenep. Bantuan secara simbolis diserahkan kepada warga di Pulau Talango pada Rabu (22/7).
“Atas dasar itulah, sebagai bagian dari penyelenggara negara, dan diberikan amanah oleh rakyat di Madura menjalankan tugas kedewanan, sudah sepatutnya untuk ikut terlibat dalam agenda agenda memberdayakan warga memperbaiki rumahnya agar lebih layak. Oleh sebab itu, pada reses periode ini, saya menyalurkan sepenuhnya uang reses untuk membantu warga di Sumenep memperbaiki rumah mereka,” katanya.
Said menjelaskan bahwa bantuan diberikan kepada warga yang mayoritas masuk dalam kategori desil 1 hingga 3, yaitu golongan masyarakat yang dikategorikan sangat miskin, miskin, dan hampir miskin. Tim lapangan telah melakukan verifikasi terhadap kondisi rumah dan kelayakan penerima sebelum bantuan disalurkan, serta melakukan monitoring pasca-penyaluran.
Ikuti Berita7
