Rangkaian Safari Ramadan Partai NasDem yang dipimpin oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, berlanjut dengan dua agenda utama di Jawa Tengah. Kegiatan ini diawali dengan pembagian sembako gratis kepada masyarakat di Kabupaten Batang, dilanjutkan dengan konsolidasi internal bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Tengah di Salatiga.
Pembagian Sembako di Batang
Di Kabupaten Batang, kegiatan pembagian sembako dilaksanakan di rumah aspirasi anggota DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo. Ratusan paket bantuan disalurkan kepada warga sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen partai untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan. Saan Mustopa menyatakan, “Ramadan adalah momentum untuk berbagi dan memperkuat empati. Kehadiran kita harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”
Konsolidasi Politik Berbasis Data di Salatiga
Setelah agenda sosial, Saan Mustopa memimpin forum konsolidasi internal bersama jajaran DPW Partai NasDem Jawa Tengah di Salatiga. Pembahasan utama dalam forum ini difokuskan pada penelusuran jejak elektoral berbasis data sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik pada Pemilu 2029. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo, Sugeng Suparwoto, Nafa Urbach, dan Sri Wulan, serta jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di wilayah kerja DPW Partai NasDem Jawa Tengah.
Saan menjelaskan bahwa DPP Partai NasDem kini memperkuat pendekatan riset dan data ilmiah dalam membaca peta politik. Untuk mendukung hal ini, pihaknya merekrut tenaga ahli di bidang political science dengan latar belakang akademik S2 dan S3 dari Harvard University. Data-data politik yang telah diolah secara akademis ini dipaparkan kepada jajaran DPW Jawa Tengah sebagai bahan evaluasi dan dasar perencanaan strategis menuju Pemilu 2029.
“Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan insting politik. Semua harus berbasis data. Kita membaca tren, membaca pergerakan pemilih, dan memetakan potensi secara objektif,” tegas Saan.
Penguatan Mentalitas dan Infrastruktur Partai
Selain pendekatan berbasis data, Saan Mustopa juga menekankan pentingnya membangun mentalitas petarung dan mentalitas pemenang dalam menghadapi tantangan politik ke depan. Ia berujar, “Tantangan 2029 akan semakin kompetitif. Karena itu, yang pertama harus ditanamkan adalah mentalitas petarung dan pemenang. Optimisme, tekad kuat, dan ambisi untuk menang harus menjadi karakter seluruh kader.”
Hal kedua yang ditekankan adalah kesiapan infrastruktur partai. Saan menegaskan bahwa prasyarat partai politik menjadi besar terletak pada struktur yang terbangun secara terstruktur, masif, dan sistemik hingga ke tingkat paling bawah. “Partai besar bukan hanya karena figur, tetapi karena strukturnya hidup, bekerja, dan bergerak secara sistemik. Struktur yang kuat adalah fondasi kemenangan,” katanya.
Kombinasi antara kepedulian sosial, pendekatan ilmiah berbasis data, serta penguatan mentalitas dan infrastruktur partai menjadi fokus utama dalam agenda Safari Ramadan kali ini. Saan Mustopa menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya ruang spiritual dan sosial, tetapi juga momentum untuk memperkuat fondasi organisasi dan strategi politik secara terukur menuju Pemilu 2029.





