Berita7 — Indonesia dan India menyetujui serangkaian langkah untuk memperdalam kemitraan strategis di berbagai bidang, termasuk pertahanan, konektivitas maritim, dan integrasi sistem pembayaran digital.
Pernyataan bersama yang dirilis usai pertemuan bilateral Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Narendra Modi menyebut kerja sama ekonomi sebagai pilar utama hubungan kedua negara.
Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya hubungan bilateral yang lebih intens. “Kedua negara memandang kerja sama ekonomi sebagai salah satu pilar utama hubungan bilateral,” ujar Presiden Prabowo.
Penguatan Politik dan Keamanan
Di bidang politik dan keamanan, Indonesia dan India berkomitmen memperluas kemitraan melalui peningkatan intensitas kunjungan tingkat tinggi serta penguatan kolaborasi antarlembaga pemikir.
Kedua negara juga membentuk Parliamentary Friendship Groups baru untuk mempererat hubungan parlemen. Mereka menegaskan kembali komitmen bersama dalam memerangi terorisme dan menyepakati peningkatan kerja sama pertahanan.
Lebih lanjut, pernyataan bersama menyebut peningkatan kerja sama keamanan melalui India–Indonesia Security Dialogue yang ketiga. “Kami berkomitmen untuk memperdalam pengembangan kapasitas di bidang teknologi baru, penanggulangan kejahatan lintas negara, serta pengembangan infrastruktur digital,” bunyi pernyataan itu.
Konektivitas Maritim
Dalam upaya memperlancar arus logistik dan mobilitas, kedua pemimpin menyampaikan dukungan terhadap proyek konektivitas yang menghubungkan wilayah barat Indonesia dengan Kepulauan Andaman dan Nikobar di Samudra Hindia.
Dukungan tersebut mencakup pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar serta pengembangan Pelabuhan Sabang di Aceh, yang direncanakan menjadi penghubung strategis antara kedua negara.
Perdagangan dan Sektor Keuangan
Untuk meningkatkan volume perdagangan bilateral, Indonesia dan India bersepakat mempercepat pembahasan Indonesia–India Trade Agreement. Keduanya juga akan meninjau peningkatan pada ASEAN–India Trade in Goods Agreement.
Sektor keuangan mendapat perhatian melalui rencana modernisasi dan adopsi teknologi finansial. “Guna memperkuat kerja sama sektor keuangan, kami menyambut baik kemajuan pembahasan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR Payment antara Indonesia dan India. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan,” jelas pernyataan tersebut.
Ikuti Berita7

Masuk dengan Google untuk ikut berkomentar.