Selebriti

Rayhan Cornelis Vandennoort Lanjutkan Pendidikan di Belanda, Ungkap Tantangan Adaptasi Budaya

Advertisement

Jakarta – Selebritas cilik Rayhan Cornelis Vandennoort kini menempuh pendidikan di Belanda. Keputusan ini membawa pengalaman baru baginya dalam beradaptasi dengan lingkungan dan budaya yang berbeda dari Indonesia.

Tantangan Adaptasi di Negeri Kincir Angin

Rayhan mengungkapkan rasa senangnya dapat merasakan pengalaman baru di Belanda. Meskipun tidak mudah, ia berupaya untuk beradaptasi secara perlahan. “Pastinya suhu dan cuaca yang berbeda dengan Indonesia dan lingkungan yang berbeda juga,” ujar Rayhan saat mengenang masa awal adaptasinya, Kamis (19/2/2026).

Untuk menyesuaikan diri dengan ritme kehidupan di sana, Rayhan menerapkan disiplin tinggi. Ia berusaha melakukan segala sesuatunya sesuai dengan ritme yang ada. “Rayhan hanya melakukan kegiatan seperti biasanya dan berusaha belajar dengan lebih disiplin terutama tentang waktu,” tuturnya.

Pengalaman Sekolah Internasional

Pengalaman pertama menjalani sekolah di Belanda terasa berbeda. Rayhan mengenyam pendidikan di institusi internasional yang dihuni oleh siswa dari berbagai negara. Lingkungan multikultural ini membentuk dinamika pergaulan yang unik.

Advertisement

“Karena ini adalah sekolah internasional dan banyak teman yang dari negara asing juga, jadi komunikasi menggunakan bahasa internasional, Inggris,” jelasnya. Ia mengaku senang dapat mencapai titik ini dan menganggap semua yang dijalani sebagai perjalanan luar biasa.

Rencana Masa Depan

Menyinggung soal kepulangannya ke Indonesia, Rayhan menyatakan kepastian untuk kembali. “Sudah pasti ada ke depannya. Tapi saat ini masih menjalani pendidikan di sini dulu,” ungkapnya.

Rayhan memiliki cita-cita untuk menjadi orang yang sukses dalam karier dan pendidikan. Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada para penggemar. “Terima kasih buat semua fans aku yang masih setia dan semoga kalian semua happy dengan konten yang aku buat. Semoga aku bisa berkarya lagi dan nanti di masa yang akan datang dengan versi berbeda,” terangnya.

Advertisement