Berita

Pungli Jasa Keset di Gilimanuk Viral, Mobil Masuk Feri Ditagih Rp 4 Ribu

Advertisement

Sebuah video yang merekam aksi dugaan pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, menjadi viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang pengemudi mobil dimintai uang saat akan memasuki kapal feri.

Aksi Pungli Terekam Video

Dalam video yang beredar, seorang pria berseragam biru terlihat meminta pembayaran untuk “jasa keset Rp 4 ribu menuju kapal”. Pungutan ini diduga terjadi di Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk dan berada di luar tarif resmi penyeberangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas yang melakukan pungutan tersebut diduga bukanlah pegawai PT ASDP Pelabuhan Gilimanuk.

Penjelasan Jasa Jerambah

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jembrana, Sukirman, memberikan penjelasan mengenai keberadaan jasa yang disebutnya sebagai “jasa jerambah” atau “jasa keset” ini. Menurutnya, jasa ini sudah ada jauh sebelum Pelabuhan ASDP modern berdiri.

“Jasa jerambah itu ada sebelum Pelabuhan ASDP ada. Jadi saat masih kapal kecil-kecil itu mereka sudah ada dan polanya memang sudah seperti itu,” jelas Sukirman.

Advertisement

Ia menambahkan bahwa para pekerja ini menyediakan peralatan keset secara mandiri dengan biaya pribadi. Tugas mereka meliputi pemasangan keset dan pembersihan jalur dermaga dari pasir atau kotoran untuk menjaga keamanan kendaraan.

Sukirman juga mengklarifikasi bahwa pengguna jasa tidak dipaksa untuk membayar. “Jika pengguna jasa tidak mau membayar, mereka tidak memaksa. Namun, biasanya sopir mobil besar atau truk barang langsung memberikan uang tanpa diminta karena mereka tahu fungsinya. Jadi, mereka yang memviralkan itu kalau tidak bayar pun tidak dipaksa,” tegasnya.

ASDP Menelusuri Kejadian

Manager Usaha PT ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah, menyatakan bahwa pihaknya sedang menelusuri kebenaran kejadian yang terekam dalam video tersebut. ASDP berkomitmen untuk memastikan kenyamanan seluruh pengguna jasa di pelabuhan.

“Masih kami cari kebenarannya,” ujar Didi singkat saat dikonfirmasi.

Advertisement