Berita

Pria Mabuk Nekat Panjat Atap Rumah Warga Pancoran, Berujung Atap Bolong

Advertisement

Sebuah peristiwa tak biasa terjadi di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin (5/1/2026), ketika seorang pria yang diduga dalam pengaruh minuman beralkohol nekat naik ke atas atap rumah warga. Kejadian ini terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial, menampilkan kepanikan dan upaya penangkapan pelaku.

Upaya Penangkapan Dramatis

Dalam rekaman video yang beredar, pria tersebut terlihat berada di atas atap rumah warga. Sejumlah petugas PPSU dan Satpol PP bersama warga sekitar berusaha keras untuk menangkapnya. Terjadi tarik-menarik antara petugas Satpol PP dan pelaku di atas atap. Puncak kejadian adalah saat pelaku terperosok, menyebabkan atap rumah warga menjadi bolong.

Peristiwa ini sontak menggegerkan warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut. Awalnya, pria tersebut dinarasikan sebagai pelaku pencurian motor. Namun, pihak kepolisian memberikan klarifikasi berbeda.

Klarifikasi Polisi: Pria Tersebut Mabuk

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengonfirmasi bahwa pria yang diamankan bukanlah maling motor, melainkan seorang pria yang dalam kondisi mabuk berat. “Diduga pelaku kejahatan, namun setelah kita amankan mereka mabuk. Mabuk seperti tidak sadarkan diri manjat di rumah orang,” ujar Kompol Mansur saat dihubungi, Senin (5/1/2026).

Diketahui pria tersebut merupakan warga Jagakarsa, Jakarta Selatan. Menurut Kompol Mansur, pria itu sebelumnya sempat mabuk-mabukan bersama teman-temannya.

Advertisement

“Diajak temen begadang terus diajak minum. Betul (naik ke genteng rumah warga) sambil mabuk seperti orang bingung dan ketakutan,” jelasnya.

Penyelesaian Kekeluargaan

Lebih lanjut, Kompol Mansur menambahkan bahwa kasus ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak keluarga pelaku telah sepakat untuk mengganti kerugian rumah warga yang rusak akibat kejadian tersebut.

“Namun sudah terjadi kesepakatan dengan pihak keluarga antara korban rumahnya yang rusak dengan keluarga diduga pelaku tersebut untuk mengganti kerusakan rumah,” tutupnya.

Advertisement