Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria diduga pemulung mencuri pakaian dari jemuran warga di Bogor Selatan, Kota Bogor, viral di media sosial. Pihak kepolisian setempat kini tengah melakukan pengecekan di lokasi kejadian.
Polisi Cek Lokasi dan Pastikan Informasi
Kanit Reskrim Polsek Bogor Selatan, Iptu Catoer Kurniawan, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait insiden tersebut. Namun, informasi yang beredar telah diteruskan kepada Ketua RW setempat untuk verifikasi lebih lanjut. “Pelaporan tentang hal tersebut belum diterima, dan sudah diinfokan juga ke Ketua RW untuk memastikan informasi. Saya juga meluncur ke lokasi, setidaknya memastikan peristiwa yang terjadi dan giat antisipasi kedepan bersama RT/RW,” ujar Catoer saat dimintai konfirmasi pada Rabu (28/1/2026).
Dalam video yang beredar, tampak seorang pria mengenakan karung putih dan topi berjalan di area pemukiman. Ia terlihat berhenti di depan sebuah rumah, lalu mengambil pakaian yang sedang dijemur di teras rumah, di balik pagar. Pria tersebut sempat menoleh ke belakang sebelum akhirnya memasukkan pakaian curian ke dalam karung.
Pelaku Mengambil Celana Panjang
Berdasarkan penelusuran di lokasi, Catoer mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB. Pelaku hanya mengambil satu buah celana panjang dari jemuran korban. “Saya bersama Pawas AKP Rahmat Gumilar ditemani Pak RW dan RT sudah menemui korban. Menurut pengakuan korban kejadian tadi subuh. Korban tidak mau melaporkan. Pakaian yang hilang jenis celana panjang,” jelas Catoer.
Tindakan Kepolisian dan Antisipasi Warga
Catoer menambahkan bahwa pengecekan lokasi dilakukan untuk memverifikasi kebenaran peristiwa, mencegah terulangnya kejadian serupa, serta mengantisipasi adanya tindakan main hakim sendiri oleh warga terhadap pelaku. Ia mengapresiasi respons cepat kepolisian yang disambut baik oleh korban dan warga. “Korban dan perangkat warga berterima kasih atas respect dan responnya dr Polsek Bogor Selatan,” tuturnya.
Selanjutnya, Ketua RW dan RT akan meningkatkan kewaspadaan terhadap pemulung yang melintasi lingkungan mereka. “Ke depan Ketua RW dan RT akan berupaya lebih mengantisipasi terhadap pemulung yang melewati lingkungan. Telah dipesankan apabila warga mengamankan terduga pelaku, agar dibawa ke Pos RW, melaporkan ke kepolisian, dan jangan ada yang melakukan kekerasan atau anarkis dan lakukan dengan cara persuasif,” pungkas Catoer.






