Berita

Pramono Anung Jamin Stok Daging dan Beras Jakarta Aman Jelang Ramadan

Advertisement

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan jaminan bahwa pasokan pangan di ibu kota, khususnya daging dan beras, dipastikan aman menjelang ibadah puasa Ramadan. Kepastian ini disampaikan di tengah kondisi cuaca buruk yang melanda sejumlah daerah di Indonesia.

Komunikasi Intensif dengan Daerah Penghasil Pangan

Pramono Anung menyatakan bahwa ia secara rutin berkomunikasi dengan para kepala daerah di seluruh Indonesia yang menjadi pemasok pangan utama bagi Jakarta. “Untuk urusan pangan, saya selalu berkomunikasi dengan kepala daerah penghasil pangan di seluruh Indonesia yang mensuplai ke Jakarta. Mudah-mudahan menyambut puasa dan Lebaran, persoalan pangan di Jakarta tidak menjadi masalah,” ujar Pramono saat ditemui di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Selasa (3/2/2026).

Ia menambahkan bahwa stok berbagai komoditas pangan, termasuk daging, beras, dan lainnya, saat ini dalam kondisi yang mencukupi. Distribusi pangan ke Jakarta pun dipastikan tidak mengalami hambatan berarti, meskipun beberapa wilayah tengah dilanda cuaca ekstrem.

Kementerian Perdagangan Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga telah mengonfirmasi ketersediaan bahan kebutuhan pokok jelang perayaan Imlek dan Ramadan 2026 dalam kondisi aman. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan, usai Rapat Koordinasi Kesiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idul Fitri 2026 pada Kamis (29/1) di kantor Kemendag, Jakarta.

Advertisement

“Terkait dengan ketersediaan semua barang kebutuhan pokok itu tidak ada masalah,” tegas Iqbal. Ia mencontohkan komoditas telur ayam yang saat ini justru mengalami surplus. “Telur itu surplus malah. Kemudian, kami juga minta kepada dinas seluruh Indonesia, kalau misalnya ada dinamika terkait dengan ketersediaan stok telur yang sedikit menurun, silahkan hubungi kita atau silakan hubungi Pinsar,” tambahnya.

Stabilisasi Harga Bawang Putih

Menanggapi tren kenaikan harga bawang putih yang sempat menjadi sorotan Kantor Staf Kepresidenan (KSP) beberapa hari lalu, Iqbal Shoffan Shofwan optimistis harga komoditas tersebut akan kembali stabil. Hal ini didukung oleh penyelesaian masalah perizinan impor (PI) yang sebelumnya menjadi kendala.

Advertisement